PENGENDALIAN Karhutla Semakin Baik

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhut Raja Juli Antoni (dua dari kiri) berbincang dengan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo (dua kanan) di sela peresmian fasilitas Nyaru Menteng baru di Kota Palangka Raya, Kamis (20/3/2025). (Foto: ANTARA/M Arif Hidayat)

Menhut Raja Juli Antoni (dua dari kiri) berbincang dengan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo (dua kanan) di sela peresmian fasilitas Nyaru Menteng baru di Kota Palangka Raya, Kamis (20/3/2025). (Foto: ANTARA/M Arif Hidayat)

SuarIndonesia — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan pengendalian maupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional dari tahun ke tahun semakin baik.

“Laju karhutla itu masih bisa kita kontrol dan turunkan terus-menerus,” kata Raja Juli usai peresmian Fasilitas Sekolah Hutan di Kawasan Rehabilitasi dan Konservasi Orang Utan Nyaru Menteng yang baru, di Palangka Raya, Kamis (20/3/2025).

Dia mengemukakan, saat El Nino pada 2019, karhutla terjadi pada luasan sekitar 1,6 juta hektare, berselang empat tahun kemudian atau pada 2023 dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak mampu menekan kejadian karhutla menjadi 1,1 juta hektare.

“Pada 2024 kita bisa mengurangi lagi, dari 1,1 juta hektare menjadi 360 ribu hektare. Sekarang tantangannya adalah bagaimana mengurangi lagi dari 360 ribu tersebut,” tutur Menhut dilansir dari AntaraKalteng.

Menhut pun menekankan ke depan yang menjadi prioritas utama adalah mengantisipasi kejadian karhutla, di antaranya dengan mempersiapkan sumber-sumber air di wilayah rentan karhutla, sekat kanal, patroli rutin, hingga modifikasi cuaca.

Baca Juga :   IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan, Pemprov Kalteng selalu berupaya maksimal melakukan pencegahan maupun penanggulangan karhutla pada setiap tahun, termasuk dari sisi pendanaan.

“Kita sudah siapkan. Rata-rata anggaran kita siapkan di atas Rp100 miliar setiap tahunnya untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Adapun hingga saat ini, Edy Pratowo menyampaikan bahwa kondisi wilayah Kalteng di berbagai kabupaten dan kota relatif aman dari ancaman karhutla. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan
WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting
TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng
PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!
IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim
KUMAI Diguyur Hujan
KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:16

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) memberikan keterangan seusai rapat koordinasi MBG di Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Antara/Shofi Ayudiana)

Nasional

10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca