KUMAI Diguyur Hujan

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Hujan yang turun di sejumlah wilayah Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (15/10/2026) sore, membawa harapan bagi masyarakat setelah kemarau panjang. Warga berharap hujan juga membasahi kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Hujan mulai turun pukul 14.10 WIB. Kabar tersebut disambut gembira warga yang telah lama menanti turunnya hujan, di tengah kondisi cuaca kering yang melanda wilayah Kobar.

Ahmadin menjadi salah satu warga yang bersyukur atas turunnya hujan tersebut. Ia berharap hujan yang datang kali ini menjadi pertanda baik dan membawa perubahan setelah kemarau berkepanjangan.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Semoga menjadi awal bagus mengakhiri musim kemarau panjang ini,” kata Ahmadin, Kamis (15/10/2026).

Kabar turunnya hujan juga datang dari Tanjung Kalap, wilayah yang masih berada di Kecamatan Kumai. Roni, warga setempat, turut mengabarkan hujan telah membasahi daerahnya.

“Alhamdulillah, di Kalap, Kecamatan Kumai, juga hujan,” ujar Roni dilansir dari detikKalimantan.

Turunnya hujan di Kumai dan Kalap menjadi kabar yang melegakan masyarakat. Namun, warga berharap hujan tidak hanya terjadi di kawasan permukiman, melainkan juga menjangkau wilayah lain yang masih membutuhkan guyuran air.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Taman Nasional Tanjung Puting. Kawasan konservasi yang berada di Kecamatan Kumai, Kobar tersebut diharapkan turut mendapatkan hujan setelah menghadapi kondisi kemarau panjang.

Baca Juga :   KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Hujan yang turun di sejumlah titik memang membawa optimisme, tetapi belum ada informasi yang memastikan hujan juga mengguyur kawasan Taman Nasional Tanjung Puting pada waktu yang sama.

Masyarakat berharap hujan dapat turun lebih merata sehingga kondisi lingkungan berangsur membaik. Guyuran hujan juga diharapkan membantu mengurangi dampak cuaca kering yang berkepanjangan.

Meski demikian, hujan yang turun pada Kamis sore belum bisa menjadi patokan bahwa musim kemarau telah berakhir. Perkembangan cuaca masih perlu dipantau berdasarkan kondisi atmosfer dan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Bagi warga Kobar, hujan sore itu setidaknya menjadi secercah harapan. Mereka kini menantikan hujan susulan yang lebih merata, termasuk di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim
KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla
PETUGAS KARHUTLA KOBAR, Tinggalkan Keluarga ke Medan Berbahaya
KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting
TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan
TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:07

BONGKAR BUKTI Dampak ke Masyarakat soal Gugatan Pemadamaan Listrik dan Begini Pendapat Ahli Hukum Administrasi Negara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca