PENYEMPROTAN Eco-Enzyme Tekan Polusi Udara

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melakukan penyemprotan eco-enzim guna mengurangi pekat asap di Balikpapan, Kaltim. (Foto: HO-Revalusya TH)

Tim gabungan melakukan penyemprotan eco-enzim guna mengurangi pekat asap di Balikpapan, Kaltim. (Foto: HO-Revalusya TH)

SuarIndonesia — Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Balikpapan melakukan penyemprotan cairan eco-enzyme guna menekan indeks polusi udara dan mengurangi pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Penyemprotan cairan eco-enzyme yang dicampur dengan air ini kami laksanakan secara intensif sejak Sabtu (17/10/2026) sebagai ikhtiar bersama meredakan dampak asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan di Samarinda, Senin (19/10/2026).

Dalam aksi tanggap darurat tersebut, petugas menyiapkan ratusan liter cairan eco-enzyme yang dimuat dalam drum-drum penampungan untuk dicampur dengan air bersih.

Penyemprotan dimulai pada dini hari sekitar pukul 04.00 Wita dengan mengerahkan armada mobil pemadam kebakaran yang menyusuri jalur-jalur utama perkotaan di Balikpapan.

Metode penyemprotan butiran kabut eco-enzyme ini ditujukan untuk mengikat partikel debu serta mengurai asap pekat yang mencemari ruang udara kota.

“Berdasarkan hasil uji awal yang dilakukan penggagas kegiatan, langkah ini menunjukkan indikasi penurunan indeks polusi udara hingga hampir separuh dari angka sebelumnya, meski pengujian terverifikasi tetap terus berjalan,” ujar Buyung dilansir dari Antara.

Ia menegaskan bahwa pemulihan kualitas udara sangat krusial untuk melindungi kelompok masyarakat yang rentan terhadap paparan asap, seperti anak-anak dan kelompok lanjut usia.

Baca Juga :   PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Di samping penyemprotan eco-enzyme di area perkotaan, tim gabungan terus menyiagakan personel untuk melakukan pemadaman langsung di titik sumber kebakaran serta memantau perkembangan indeks kualitas udara secara berkala. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:16

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) memberikan keterangan seusai rapat koordinasi MBG di Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Antara/Shofi Ayudiana)

Nasional

10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca