Pemilihanan Nanang Galuh Kalsel 2026 Bertransformasi jadi Laboratorium Duta Budaya
Banjarbaru, KP – Tahapan pemilihan Nanang Galuh Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 sudah berlangsung. Tahap pendaftaran berakhir tanggal 15 Oktober 2026 lalu.
Lokasi pemilihan Nanang Galuh di Tugu Nol Kilimeter Banjarmasin dan Hotel Grand Maya Banjarbaru. Mulai 20 – 25 Oktober 2026. Sistem penilaian Nanang Galuh secara komprehensif untuk memastikan terpilihnya yang berwawasan luas, berkarakter, serta mampu menjadi duta kebudayaan Kalimantan Selatan.
Penilalian terdiri dari beberapa kategori dengan bobot tertinggi dari wawancara sebesar 30 persen. Kemudian karantina dan grand final masing-masing 25 persen. Terakhir pagelaran seni budaya 20 persen.
Begi peserta Nang Galuh terdapat dua pernghargaan. Yaitu Gelar Utama terdiri dari Nanang Kalimanantan Selatan 2026, Galuh Kalimantan Selatan 2026, Wakil I-V Nanang/Galuh Kalimantan Selatan, Nanang / Galuh Favorit Kalimantan Selatan, Nanang / Galuh Persahabatan Kalimantan Selatan, Nanang / Galuh Berbakat Kalimantan Selatan.
Kemudian Penghargaan Spesial terdiri dari. Nanang / Galuh Kalimantan Selatan Terbaik Basurah Budaya, Nanang / Galuh Kalimantan Selatan Terbaik Jelajah Banua, Nanang / Galuh Kalimantan Selatan Terbaik Inovasi dan Kreativitas, dan Nanang / Galuh Kalimantan Selatan Terbaik Konten Kreatif.
“Setiap penghargaan melahirkan duta budaya yang beperan aktif. Sebagai role model, penggerak kegiatan, dan mitra pemerintah. Serta komunitas dalam memajukan kebudayaan Banua secara berkelanjutan,” kata Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Edy Suwarto.
Nanang Galuh Cultural Lab akan berlangsung selama Enam hari. Terdiri dari belajar, eksplorasi, eksperimen, berkarya, dan berkolaborasi. Hari pertama mengenal banua dan akar filosipi. Terdiri dari orientasi dan pembukaan, cultural knowledge, praktik baju pake, eksplorasi dan jamuan makan malam.
Kemudian hari kedua Eksplorasi digital dan Transformasi Budaya. Dengan visitasi museum dan TVRI Kalsel, digital culture dan pageralan seni budaya. Berikutnya hari ketiga cultural communication dan historiografi. Melalui pembekalan karakter dan pengetahun, cultural communication, adu gagasan, dan praktik berkesnian.
Selanjutnya hari ke 4 meliputi cultural policy, action, dan deep interview. Kemasannya melalui wawasan pemerintahan dan protokoler, deep interview dan cultural entrepreneurship, dan action. Hari kelima adalah the future cultural leader (Grand Final) yaitu grand final pemilihan Nanang Galuh Kalimantan Selatan 2026.
Terakhir hari ke 6 adalah pelepasan dan awal pengabdian. Yaitu closing ceremony, penandatangan kontrak, dan pelepasan kepulangan.
“Malam Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kalimantan Selatan 2026 merupakan Puncak program untuk menguji pengetahuan, gagasan, komunikasi, kreativitas, karakter, dan kesiapan aksi budaya,” pungkas Edy.
Suarindonesia – Pemilihan Nanang Galuh Kalsel Tahun 2026 bertransformasi. Dengan menghadirkan pendekatan baru tak semata-mata pada penyelenggaraan ajang pemilihan.
Transformasi ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan. “Kami ingin Nanang Galuh tidak berhenti sebagai gelar atau simbol representasi budaya. Mereka harus menjadi Duta Budaya yang memiliki pengetahuan, karakter, kemampuan membaca persoalan kebudayaan, dan keberanian menghadirkan inovasi. Karena itu, yang kami dorong bukan sekadar suksesnya sebuah event, melainkan lahirnya agen kebudayaan yang benar-benar bekerja untuk Banua,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Edy Suwarto, Senin (19/10).
Pemilihan nanang galuh lebih menjadi wahana penguatan kualitas sumber daya manusia, penugasan Duta Budaya, serta pengembangan agen pemajuan kebudayaan yang memiliki tanggung jawab, indikator kinerja, dan kontribusi nyata bagi daerah.
Edy menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini memberikan tantangan baru kepada Yayasan Nanang Galuh Kalimantan Selatan sebagai pelaksana, yakni membangun standar mutu yang jelas sejak proses seleksi peserta, penguatan kapasitas selama karantina, penetapan keluaran para pemenang, hingga penugasan setelah mereka kembali ke kabupaten/kota masing-masing.
Lokasi pemilihan Nanang Galuh di Tugu Nol Kilimeter Banjarmasin dan Hotel Grand Maya Banjarbaru. Mulai 20 – 25 Oktober 2026. Sistem penilaian Nanang Galuh secara komprehensif untuk memastikan terpilihnya yang berwawasan luas, berkarakter, serta mampu menjadi duta kebudayaan Kalimantan Selatan.
Penilalian terdiri dari beberapa kategori dengan bobot tertinggi dari wawancara sebesar 30 persen. Kemudian karantina dan grand final masing-masing 25 persen. Terakhir pagelaran seni budaya 20 persen.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















