AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

La Jemo (60) alami luka bakar akibat kebakaran lahan dan meninggal dunia. (Foto: Istimewa)

La Jemo (60) alami luka bakar akibat kebakaran lahan dan meninggal dunia. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — La Jemo (60), pria yang mengalami luka bakar saat kebakaran lahan di Jalan Anggur Gang SD, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), meninggal dunia. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi mengatakan korban meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) pagi setelah menjalani perawatan medis. Korban mengalami luka bakar hingga 60 persen.

“Korban yang mengalami luka bakar kemarin itu telah meninggal dunia akibat luka bakar yang cukup parah tadi pagi. Persentase luka bakarnya mencapai 60 persen,” kata Asriadi di Samarinda, Rabu (14/10/2026).

Asriadi mengatakan jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk menjalani proses pemakaman. Menurutnya, pihak keluarga telah menerima kabar duka tersebut dengan ikhlas.

Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab kebakaran lahan yang terjadi pada Selasa (13/10). Polisi belum dapat memastikan apakah kebakaran dipicu oleh korban sendiri atau ada pihak lain yang melakukan pembakaran.

“Sementara ini memang kami dalami terkait sebab terjadinya kebakaran lahan sampai menyebabkan korban mengalami luka bakar. Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi,” ujar Asriadi dilansir dari detikKalimantan.

Asriadi menyebut keterangan warga terkait peristiwa tersebut masih simpang siur. Polisi pun masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan kronologi dan penyebab kebakaran.

Baca Juga :   INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

“Ini masih kami dalami dari saksi-saksi yang ada. Walaupun dari keterangan warga yang ada di sana masih simpang siur, nanti akan kami sampaikan terkait penyebab kebakaran lahan tersebut,” jelasnya.

Hingga kini, polisi telah memeriksa empat saksi. Mereka terdiri dari warga yang mengetahui atau melihat kejadian serta ketua RT setempat.

“Sudah ada empat saksi yang kami periksa, dari warga yang melihat maupun mengetahui kejadian dan dari RT 55,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca