WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor bersama pejabat Provinsi Kalimantan Timur dan pejabag Kementan memgawali gerakan tanam padi metode PM-AAS di lahan persawahan Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paaer Utara, Rabu (30/9/2026) (Foto: HO-dokumen Humas Setda Pemkab PPU)

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor bersama pejabat Provinsi Kalimantan Timur dan pejabag Kementan memgawali gerakan tanam padi metode PM-AAS di lahan persawahan Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paaer Utara, Rabu (30/9/2026) (Foto: HO-dokumen Humas Setda Pemkab PPU)

SuarIndonesia — Pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan dan air melalui penerapan pertanian modern advanced agriculture system (PM-AAS) yang dikembangkan Kementerian Pertanian (Kementan) gabungan sistem tanam padi tabur langsung (tabela) dengan jajar legowo.

“PM-AAS bagian dari upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan air,” ujar Direktur Irigasi Pertanian Kementan Liferdi Lukman ketika ditanya mengenai penerapan PM-AAS di lahan pertanian Kabupeten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (30/9/2026).

“Program dilakukan melalui perluasan areal tanam sekaligus intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas,” tambah Liferdi Lukman yang juga sebagai Penjabat Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan Provinsi Kalimantan Timur itu.

PM-AAS mencakup penggunaan teknologi, varietas unggul, manajemen air, serta pendampingan kepada petani, dengan target produktivitas hingga 10 ton per hektare.

Target penerapan di Provinsi Kalimantan Timur lebih kurang 7.125 hektare, dan Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi sasaran terluas 3.546 hektare, sehingga memiliki peran penting dalam peningkatan produksi pangan di provinsi itu.

Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi lokomotif dalam penerapan PM-AAS, kata Liferdi Lukman, sehingga dukungan perlu irigasi karena ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama dalam mencapai produktivitas pertanian secara maksimal.

Gerakan tanam padi dengan metode PM-AAS, timpal Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Kalimantan Timur Ahmad Subhan, menjadi tonggak awal untuk memaksimalkan produksi padi di provinsi ini.

Baca Juga :   DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Terdata penerapan PM-AAS mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan, berdasarkan hasil ubinan hasil panen sebelumnya rata-rata kisaran 4,5 ton per hektare, kini rata-rata mencapai sekitar tujuh ton per hektare.

“Target produktivitas hingga 10 ton per hektare membutuhkan pemenuhan pupuk dan nutrisi tanaman secara optimal,” kata Ahmad Subhan, melansir dari Antara.

Penerapan pertanian modern yang diawali dengan gerakan tanam padi bersama Kelompok Tani Sidodadi dan Sido Muncul di Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, timpal Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas padi di kabupaten setempat.

Bupati berharap penerapan PM-AAS dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, sehingga pertanian bisa menjadi sumber penghasilan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menarik minat generasi muda. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN
3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun
KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’
KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:39

DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:44

MALAM INI, Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban KM Virgo Transport 8

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca