JELANG Iduladha, Pertamina Pastikan Kebutuhan BBM di Kaltara Terpenuhi

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 01:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan stok BBM dan LPG terpenuhi jelang Iduladha 1445 H di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). [ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan]

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan stok BBM dan LPG terpenuhi jelang Iduladha 1445 H di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). [ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan]

SuarIndonesia — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kebutuhan BBM dan LPG di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) menjelang Iduladha 1445 H dapat terpenuhi.

“Ini sebagai bentuk komitmen dalam pemenuhan kebutuhan BBM serta LPG di seluruh provinsi di Kalimantan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra di Tarakan, Kaltara, Jumat (14/6/2024)

Dikutip dari AntaraNews, Arya memperkirakan pada tahun ini ada peningkatan kebutuhan sebesar 1,9 persen untuk BBM jenis Gasoline (Pertamax Series dan Pertalite), 3,1 persen untuk BBM jenis Gasoil (Dex Series dan Solar) dan 3,8 persen untuk LPG.

“Kenaikan tersebut merupakan prognosa kami berdasarkan peningkatan di tahun sebelumnya,” katanya.

Dari sisi stok, Pertamina memiliki stok hingga 11 ketahanan hari untuk BBM dan 3–5 ketahanan hari untuk LPG, jumlah stok ini akan terus ditambah dari rantai suplai yang terus berjalan saat ini.

Khusus untuk wilayah Kaltara Pertamina memperkirakan jumlah kebutuhan harian untuk BBM saat Iduladha sebanyak 386 KL (kiloliter) untuk BBM jenis Gasoline, 129 KL untuk BBM Jenis Gasoil dan LPG sebanyak 52 MT (Metrik Ton).

“Jumlah ini naik 3,6 persen untuk BBM jenis Gasoline, 0,3 persen untuk BBM jenis Gasoil dan 3,4 persen untuk LPG dari penyaluran harian normal. Sementara itu jumlah stok untuk wilayah Kalimantan Utara dipastikan aman saat dan setelah Iduladha 1445 H,” tambah Arya.

Baca Juga :   POLDA KALTARA Ungkap Jaringan Narkotika Internasional 150 kg Sabu-sabu

Sementara itu, Pertamina juga terus menghimbau masyarakat tidak melakukan “panic buying” dan tidak menggunakan BBM serta LPG bersubsidi yang diprioritaskan bagi warga masyarakat kurang mampu.

Beberapa permasalahan yang sering terjadi di lapangan adalah penggunaan BBM dan LPG yang tidak tepat sasaran.

“Saat ini Pertamina terus menjalankan program ‘subsidi tepat’ agar penyaluran BBM dan LPG bersubsidi sampai kepada mereka yang berhak,” kata Arya.

Dia mengimbau untuk BBM saat ini diterapkan penggunaan QR code dan LPG menggunakan KTP (NIK) untuk pembeliannya. Diharapkan masyarakat dengan ekonomi mampu tidak membeli BBM dan LPG bersubsidi.

Sebagai Sub Holding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk menyalurkan energi kepada masyarakat.

“Kami juga menyiagakan layanan kontak Pertamina 135 yang diperuntukkan bagi masyarakat atau konsumen yang ingin memesan dengan layanan delivery service BBM dan LPG (produk non subsidi) serta membuka layanan pencarian informasi, masukan dan saran,” kata Arya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”
SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca