SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Krayan bawa poster bernada tuntutan di ruangan DPRD Kaltara. (Foto: Istimewa)

Warga Krayan bawa poster bernada tuntutan di ruangan DPRD Kaltara. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, merespons aksi protes puluhan warga Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, yang menuntut perbaikan jalan lingkar provinsi. Jufri memastikan DPRD Kaltara akan menekan Pemprov agar anggaran perbaikan jalan tersebut diakomodir dalam APBD Perubahan 2026.

“Di tahun ini memang dari Pemprov tidak ada menganggarkan karena alasan defisit. Sehingga kami dari DPRD berinisiatif, di 2026 ini di (APBD) Perubahan, Pemprov dan DPRD akan menganggarkan. Itu tidak ada tawar-menawar, harus, karena memang kondisinya sangat parah,” kata Jufri, Selasa (14/7/2026) malam.

Menatap tahun 2027, Jufri juga memperingatkan Pemprov Kaltara untuk mulai memberikan perhatian serius terhadap wilayah perbatasan. Ia menegaskan, meski APBD terbatas, pemerintah wajib melakukan pemeliharaan untuk menutup akses jalan yang berlubang dan rusak parah.

“DPRD Kaltara juga telah meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional untuk melakukan penyesuaian terhadap teknis pekerjaan di lapangan,” tutur Jufri dilansir dari detikKalimantan.

Pihaknya meminta agar rencana awal berupa pengaspalan dibatalkan dan dialihkan untuk pengerasan menggunakan agregat. “Tadi kan dari Balai kegiatannya itu pengaspalan. Kami minta tidak diaspal, tapi kami minta agregat. Tujuannya supaya penanganan jalan yang sekian kilometer itu bisa lebih panjang. Kalau aspal, pasti kan hasilnya panjang penanganan tidak terlalu memuaskan,” tegasnya.

Terkait tuntutan warga Krayan yang mendesak adanya keputusan konkret malam ini, Jufri menyebut pimpinan DPRD sedang bergerak secara maraton. “Dari hasil diskusi, pimpinan menyampaikan nanti akan ketemu dengan Gubernur untuk menyampaikan aspirasi saudara-saudara kita di Krayan malam ini juga. Mungkin kita tunggu dulu hasilnya,” imbuh Jufri.

Menepis anggapan bahwa wakil rakyat menutup mata terhadap krisis infrastruktur dan ekonomi yang mendera warga Krayan, Jufri memastikan pihaknya akan membawa masalah ini ke tingkat nasional. Pekan depan, DPRD Kaltara diagendakan terbang ke Jakarta.

“Kami minggu depan akan silaturahmi dengan Kementerian PUPR, bersama dengan Balai, OPD teknis, dan mungkin ada beberapa tokoh masyarakat Krayan,” ungkapnya.

Jufri turut menyinggung visi pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang memiliki fokus kuat terhadap pembangunan wilayah perbatasan.

“Programnya Pak Prabowo itu untuk memperhatikan bagaimana perbatasan bisa mendapat haknya, sama halnya dengan yang ada di kota. Jadi saya meminta kepada seluruh masyarakat Krayan untuk bersabar dan berikan kepercayaan kepada kami. Kami tidak menutup mata, kami tetap berjuang untuk daerah perbatasan,” pungkas Jufri.

Diberitakan sebelumnya, akses jalan lingkar provinsi di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, lumpuh total. Kerusakan jalan penghubung Krayan Induk, Barat, Selatan, dan Tengah ini memicu efek domino yang melumpuhkan sektor vital seperti ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan.

Akibatnya, harga gula melonjak menjadi Rp 30 ribu, harga bensin meroket, hingga operasional PLN di Krayan Selatan terpaksa dibatasi hanya 4 jam sehari. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda
KALTARA Terus Suarakan Pemekaran Lima Daerah Otonomi Baru
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla
TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca