TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Krayan bawa poster bernada tuntutan di ruangan DPRD Kaltara. (Foto: Istimewa)

Warga Krayan bawa poster bernada tuntutan di ruangan DPRD Kaltara. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Jalan lingkar provinsi di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) lumpuh total. Tokoh masyarakat Krayan, Marli meluapkan unek-uneknya.

Selasa (14/7/2026), puluhan perwakilan masyarakat Krayan mendatangi gedung DPRD Kaltara. Mereka mengancam akan keluar dari NKRI jika tak ada perbaikan infrastruktur.

Menurut Marli, jalan penghubung Krayan Induk, Barat, Selatan, dan Tengah sudah tidak bisa dilalui sama sekali. Sektor vital seperti ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan lumpuh.

“Karena jalan itulah masalah gula sampai Rp 30 ribu, bensin naik. Terus PLN juga hanya 4 jam saja menyala di Krayan Selatan karena disesuaikan dengan kondisi minyak. Bantuan ke sana sekarang cuma bisa lewat penerbangan perintis MAF,” kata Marli kepada detikKalimantan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Tanjung Selor, Bulungan.

Dalam RDP tersebut, warga Krayan diwakili 24 orang yang terdiri dari camat, kepala adat, hingga kepala desa. Mereka menempuh perjalanan darat yang berat demi menyuarakan aspirasi warga. Mereka menggunakan motor dari Krayan menuju Malinau, lalu menyeberang ke Tarakan hingga tiba di Tanjung Selor.

“Penderitaan warga Krayan bahkan membuat sejumlah pimpinan dewan meneteskan air mata saat melihat langsung video kondisi jalan tersebut dalam persidangan,” tutur Jufri dilansir dari detikKalimantan.

Sementara itu, warga sempat melontarkan kekecewaan mendalam hingga menyinggung soal keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Makanya kami bilang, kalau pemerintah tidak mau memikirkan Krayan atau menganggap kami manusia, buatlah pernyataan baik-baik. Atau kata kasarnya, lepaslah Krayan dari NKRI ini. Siapa tahu Palestina atau Israel mau membangun Krayan,” terangnya.

Baca Juga :   BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara

Marli menegaskan warga Krayan menuntut penetapan status tanggap darurat jalan dan komitmen tertulis terkait kucuran dana perbaikan jalan. Warga juga mendesak agar ke depan, anggaran infrastruktur tidak lagi sekadar untuk pemeliharaan rutin yang cepat rusak, melainkan peningkatan kualitas seperti pengerasan batu.

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, merespons aksi protes warga. Ia memastikan DPRD Kaltara akan menekan Pemprov agar anggaran perbaikan jalan tersebut diakomodir dalam APBD Perubahan 2026.

“Di tahun ini memang dari Pemprov tidak ada menganggarkan karena alasan defisit. Sehingga kami dari DPRD berinisiatif, di 2026 ini di (APBD) Perubahan, Pemprov dan DPRD akan menganggarkan. Itu tidak ada tawar-menawar, harus, karena memang kondisinya sangat parah,” kata Jufri,  Selasa (14/7/2026) malam. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:47

DIBEKUK! Akuntan Gelapkan Dana Perusahaan Rp 935 Juta untuk Judol

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:12

AMBLES BERULANG Jalan Veteran Km 5,5 Banjarmasin Arah Sungai Lulut, Begini Penyebab Utamanya

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:48

TIM AHLI GEOTEKNIK Diterjunkan atasi Jalan Veteran Ambles dan PUPR Siapkan Penanganan Sementara

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:31

POLISI Minta Pengendara Manfaatkan Jalur Alternatif Hindari Jalan Sungai Lulut Km 5,5 Terbelah

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:20

FORKOPIMDA Banjarmasin Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23

BAHAYA ! Jalan Provinsi Lintasan Veteran Banjarmasin – Sungai Lulut Banjar Terbelah Hingga Lubang Besar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:00

MELALUI “COFFEE MORNING”, Perkuat Koordinasi Forkopimda Kalsel

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:35

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi - Sampel uji produk bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit 50 persen atau B50. (Foto: HO-BPDP)

Bisnis

B50 Aman Digunakan dan tidak Merusak Mesin

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:17

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: BPBD Kotim)

Kalteng

151,7 HA Lahan di Kotim Ludes Terbakar

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:57

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca