KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Umtuk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), perlu wapspada kondisi cuaca, karea telah muncul ribian titik panas, meski masih turun hujan.

Namun sesekali muncul panas terik, menyebabkan munculnya titik panas atau hotspot.

Berdasarkan laporan BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Sementara itu, Juni menjadi masa peralihan menuju musim kemarau dengan curah hujan yang mulai berkurang, dan Juli diprediksi menjadi awal musim kemarau di sebagian wilayah Kalsel.

BMKG juga menjelaskan bahwa kondisi iklim tahun 2026 dipengaruhi fenomena El Nino di Samudera Pasifik.

Meskipun demikian, tingkat kekeringan tahun ini diprediksi tidak seberat beberapa tahun sebelumnya.

Kalsel diperkirakan akan menghadapi periode musim kemarau selama kurang lebih enam bulan ke depan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan bahwa hingga saat ini terdapat 1.137 titik panas yang terpantau di wilayah Kalsel.

Dari jumlah tersebut, tercatat 25 kejadian kebakaran hutan dan lahan dengan total luas area terdampak mencapai 41,39 hektare. Kabupaten Barito Kuala telah menetapkan status siaga darurat Karhutla.

BPBD Kalsel telah meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di musim kemarau tahun ini.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Langkah antisipasi dilakukan dengan memperketat pemantauan di sejumlah titik rawan, khususnya kawasan lahan gambut di sekitar Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

Pengawasan difokuskan pada kondisi ketinggian air di lahan gambut guna menjaga kelembapan tanah agar tidak mudah terbakar.

BPBD secara rutin memonitor debit air sebagai indikator utama dalam mencegah potensi kebakaran.

Apabila terjadi penurunan debit air, BPBD akan segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk membuka pintu air.

Ronny mengatakan situasi karhutla masih relatif aman. Bahkan curah hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah menjadi faktor utama menekan potensi kebakaran, meski tren suhu udara menunjukkan peningkatan.

“Memang kita rasakan udara cukup panas, namun alhamdulillah di daerah kita masih terjadi hujan.

Sehingga risiko karhutla masih cukup rendah dan suhu permukaan masih relatif aman,” tutupnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
TIM DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 korban KMP Virgo Transport 8
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca