SEORANG PRIA BERDARAH, Gegara Rekannya yang Mabuk Ingin Mengamuk

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suarindonesia – Seorang pria berinisial OP (40)  berdarah, gegara rekannya berinisial WI (25), diduga sedang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol ingin mengamuk.

Peristiwa di Jalan Padat Karya, Komplek Herlina, Blok Batu Virus RT 46, Banjarmasin Utara, Sabtu (18/7/2026)

WI diamankan ke Polsek Banjarmasin Utara, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dilaporkan karena melakukan perusakan di rumah warga

Kejadian ini viral di media sosial. Video tersebut sempat memunculkan informasi bahwa telah terjadi perkelahian di lokasi.

Saat dilakukan penelusuran, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Peristiwa sebenarnya terjadi OP diduga sengaja melukai tangannya sendiri, dan gegerkan warga sekitar.

Ketua RT setempat Mugeni, mengatakan bahwa tindakan OP dilakukan karena rekannya WI, diduga sedang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol dan ingin mengamuk.

Saat itu UP sengaja melukai tangannya, dari pada WI mengamuk dan itu justru membuat WI panik.

Kemudian mendatangi rumah-rumah warga sambil membawa senjata tajam dengan maksud meminta pertolongan agar temannya yang terluka mendapat bantuan.

Namun, karena WI membawa senjata tajam, warga merasa takut dan tidak ada yang berani mendekat ataupun memberikan pertolongan.

Selain itu, WI di mata warga juga memiliki kepribadian yang tidak baik lantaran sering mengamuk dan membuat resah warga.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Kemudian, WI diduga kesal karena tidak mendapat respons dari warga, kemudian melampiaskan emosinya dengan merusak salah satu rumah di lingkungan tersebut.

Menurut keterangan, aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan WI. Sejak pindah ke kawasan itu sekitar enam bulan lalu, sudah beberapa kali membuat keresahan di lingkungan.Aksi mengamuk dilakukan WI kerap terjadi saat ia diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol, dalam beberapa kejadian sebelumnya.

WI juga disebut sering membawa senjata tajam dan melakukan perusakan rumah warga sehingga membuat warga merasa tidak aman.  Warga sudah banyak yang mengeluh karena setiap mengamuk dia sering membawa senjata tajam. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca