PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 21:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas keamanan berada di dekat baliho perundingan AS-Iran di luar pusat media di Islamabad, Pakistan, Minggu (12/4/2026). (AP/ANJUM NAVEED)

Petugas keamanan berada di dekat baliho perundingan AS-Iran di luar pusat media di Islamabad, Pakistan, Minggu (12/4/2026). (AP/ANJUM NAVEED)

SuarIndonesia — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pada Minggu (12/4/2026) bahwa “wajar” jika tidak tercapai kesepakatan dengan Amerika Serikat hanya dalam satu hari perundingan di Islamabad.

Ketika berbicara kepada televisi pemerintah Iran, Baqaei mengatakan ada tingkat ketidakpercayaan yang mendalam setelah konflik baru-baru ini.

Dirinya pun menggambarkan pembicaraan berlangsung dalam suasana yang tidak hanya dipenuhi ketidakpercayaan, tetapi juga kecurigaan setelah perang selama 40 hari.

“Pembicaraan ini diadakan dalam suasana yang didominasi bukan hanya oleh ketidakpercayaan, tetapi juga oleh keraguan dan kecurigaan, setelah perang 40 hari yang untuk kedua kalinya dalam sembilan bulan dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel,” katanya.

“Oleh karena itu, wajar jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dalam satu pertemuan. Bagaimanapun, tidak ada yang memiliki ekspektasi seperti itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Baqaei juga menyoroti kompleksitas agenda, dengan mencatat bahwa isu-isu terkait Selat Hormuz dan dinamika kawasan yang lebih luas membuat diskusi menjadi semakin sulit.

Meskipun beberapa kemajuan telah dicapai dalam sejumlah isu, perbedaan pendapat pada dua atau tiga poin kunci, menghalangi tercapainya kesepakatan dengan Washington, tambah pejabat tersebut.

Baca Juga :   IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Ia tidak mengklarifikasi apakah akan ada putaran perundingan lanjutan.

Secara terpisah, ia mengatakan di platform media sosial X milik AS: “Dalam 24 jam terakhir, diskusi telah dilakukan mengenai berbagai dimensi topik utama negosiasi, termasuk Selat Hormuz, isu nuklir, reparasi perang, pencabutan sanksi, serta penghentian total perang terhadap Iran dan di kawasan.”

“Keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, menahan diri dari tuntutan tidak mengajukan tuntutan berlebihan dan permintaan yang melanggar hukum, serta menerima hak dan kepentingan sah Iran,” tambahnya.

Baqaei juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah serta rakyat Republik Islam Pakistan yang hangat dan mulia atas penyelenggaraan perundingan dan upaya tulus mereka dalam memajukan proses ini.

Secara terpisah, Kantor Berita Mehr melaporkan bahwa delegasi Iran telah meninggalkan Pakistan.

Baik pembicaraan langsung maupun tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi oleh Pakistan di Islamabad berlangsung sekitar 21 jam, tetapi berakhir tanpa kesepakatan. (*/ut/anadolu/antara)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!
TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:51

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan arahan dalam Musrenbang Provinsi Nusa Tenggara Barat di Mataram, Kamis (16/4/2026). (Antara/Sugiharto P)

Nasional

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca