TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 18:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Terdakwa Andi Yulianto alias Andi Encek, atas perkara pembunuhan Bidan Hj Rahmaniah (58), seorang bidan  di Jalan Kelayan A, Gang Antasari 2, Kecamatan Banjarmasin Selatan, berakhir divonis tahanan “sampai ajal” (seumur hidup), pada sidang di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa, (14/4/2026).

Terdakwa didakwa dengan pasal berlapis, mulai dari Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, Pasal 351 KUHP hingga Pasal 459 Undang-Undang No 1 Tahun 2023 Tentang KUHP.

Diketahui, hukuman penjara seumur hidup adalah sanksi pidana yang mewajibkan terpidana mendekam di dalam penjara selama sisa hidupnya hingga meninggal dunia.

Hukuman ini bukanlah hitungan 20 tahun atau usia saat vonis, melainkan penjara seumur hidup sesungguhnya.  Narapidana ini umumnya tidak mendapatkan remisi, melainkan harus menjalani masa tahanan sampai ajal

Vonis disampaikan Majelis Hakim Diketuai Irfanul Hakim SH,MH, sedangkan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sendra SH diwakili Adiyaksa SH dari Kejari Banjarmasin.

Pertimbangan hukumnya, Majelis Hakim sependapat dengan tuntutan JPU, yang mana terdakwa Andi Encek telah terbukti secara sah bersalah melakukan pembunuhan berencana dan penganiayaan hingga luka berat sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 459 Undang-Undang No 1 Tahun 2023 (Pasal 340 KUHP lama) dan Pasal 466 Ayat (2) Undang-Undang No 1.

“Memutuskan putusan terhadap terdakwa Andi dengan pidana penjara seumur hidup,” ucap Ketua Majelis Hakim.

Mendengar Putusan tersebut terdakwa Andi Encek menyatakan pikir-pikir dan akan menyatakan sikap, setelah diberi waktu selama tujuh hari.

Sedangkan pihak keluarga dari Almarhumah Bidan Hj Rahmaniah, langsung mengucap syukur yag nampak puas.

Baca Juga :   GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara

Termasuk anak dari almarhumah yakni Rina, yang turut menjadi korban perbuatan terdakwa, tak kuasa menahan air mata.  Terimakasih,” ucap mereka kepada Majelis Hakim.

Vonis Ini sesuai harapkan.” Kami bersyukur terdakwa Andi bisa dihukum seumur hidup dan ini adalah sesuai dengan harapan dari pihak keluarga, ” katanya lagi pada awak media.

Diketahui peristiwa pembunuhan terjadi pada Senin, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 19.30 Wita.

Terdakwa mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam sambil berpura-pura membeli obat.

Selain itu, terdakwa juga sempat meminta pinjaman uang sebesar Rp 500 ribu kepada korban.

Namun, permintaan tersebut ditolak sehingga terdakwa langsung menyerang korban dengan senjata tajam.

Rina Mutia, anak korban, yang mengetahui kejadian berupaya memberikan pertolongan. Namun, ia juga menjadi korban juga ditikam oleh terdakwa.

Untuk sang ibu (bidan) sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Akan tetapi, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan dn Rina sempat dirawat. Untuk pelaku berhasil diamankan Polisi tak lama setelah kejaadian itu. (ZI)

.

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18