HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Foto Ilustrasi harga minyak dunia naik. (Freepik)

Foto Ilustrasi harga minyak dunia naik. (Freepik)

SuarIndonesia — Harga minyak mentah Brent naik lagi pada Kamis (9/4/2026) di tengah laporan media Iran dan gangguan kembali di Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan global dan keraguan terhadap gencatan senjata yang didukung AS.

Harga minyak berjangka Brent naik 2,5 persen mendekati 97 dolar AS (sekitar Rp1,66 juta) per barel pada pukul 12.50 WIB, setelah anjlok lebih dari 16 persen pada Rabu menjadi sekitar 90 dolar AS — level terendah dalam satu bulan lebih.

Sebelumnya, harga sempat turun setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, yang meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi di Timur Tengah.

Namun, sentimen pasar berubah setelah kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa Iran dapat menarik diri dari gencatan senjata yang didukung AS jika Israel terus melakukan pelanggaran di Lebanon.

Media Iran juga melaporkan bahwa lalu lintas kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz kembali terhenti setelah serangan Israel di Lebanon, meskipun dua kapal sempat melintas dengan aman setelah pengumuman gencatan senjata.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Tasnim pada Kamis (9/4/2026) menyebutkan “sejumlah besar” kapal tertahan di jalur strategis tersebut.

Laporan itu muncul beberapa jam setelah media penyiaran publik Iran, IRIB, melaporkan bahwa kapal yang ingin melintasi selat harus berkoordinasi dengan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran serta menggunakan jalur yang telah ditentukan.(*/ut/anadolu/antara)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi
TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca