ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 00:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

SuarIndonesia — Arab Saudi mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan blokade Selat Hormuz dan kembali berunding dengan Iran, demikian laporan Wall Street Journal, Selasa (14/4/2026), mengutip pejabat regional.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade angkatan laut di Selat Hormuz, yang berlaku mulai Senin (13/4) pukul 14.00 GMT atau 21.00 WIB.

Blokade tersebut terjadi setelah Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan dalam pembicaraan di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan lalu.

Pembicaraan di Islamabad itu dilakukan setelah pengumuman gencatan senjata selama dua pekan dan merupakan bagian dari upaya mengakhiri serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu, yang telah menewaskan lebih dari 1.400 orang.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Arab Saudi khawatir blokade yang dilakukan Trump itu membuat Iran meningkatkan eskalasi ketegangan dan mengganggu jalur pelayaran penting lain.

Disebutkan bahwa Iran dapat membalasnya dengan menutup Bab al-Mandab—sebuah titik rawan di Laut Merah yang sangat penting bagi ekspor minyak Arab Saudi yang tersisa.

Baca Juga :   TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

“Negara-negara Teluk tidak ingin perang berakhir dengan Iran menguasai Selat Hormuz, jalur kehidupan ekonomi mereka. Namun, banyak pihak, termasuk Arab Saudi, mendesak AS untuk menyelesaikan masalah ini di meja perundingan dan berupaya keras untuk memulai kembali pembicaraan,” demikian laporan itu.

Meskipun menunjukkan “sikap keras” dari kedua belah pihak, AS dan Iran dinilai telah secara aktif terlibat dengan mediator dan terbuka untuk pembicaraan jika masing-masing menunjukkan fleksibilitas yang cukup. (*/ut/anadolu/antara)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SUPORTER Spanyol Bahagia Timnya Juara Dunia 2026
PEMAIN BARCA Pahlawan Spanyol dan Tangis Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
PIALA DUNIA 2026: 10 Gol Tercipta, Inggris Juara 3 Tumbangkan Perancis
DUEL FINAL Piala Dunia 2026, Prediksi Spanyol Vs Argentina
SEMIFINAL Piala Dunia 2026: Spanyol Melaju ke Final, Kalahkan Prancis
SEMIFINAL Piala Dunia 2026: Tiket Gagal Sold Out!
PIALA DUNIA 2026: Inggris dan Argentina Melaju ke Semifinal
8 BESAR Piala Dunia 2026: Perancis Lolos ke Semifinal Singkirkan Maroko 2-0

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca