ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan/Pangeran Banjar Haji Khairul Saleh Al Mutashim Billah bersama permaisuri, Hj Raudhatul Jannah disambut saat hadiri .  Halal Bihalal berlangsung  di Kota Banjarbaru, Sabtu (11/4/2026) (SarIndonesia/Repro)

Sultan/Pangeran Banjar Haji Khairul Saleh Al Mutashim Billah bersama permaisuri, Hj Raudhatul Jannah disambut saat hadiri . Halal Bihalal berlangsung di Kota Banjarbaru, Sabtu (11/4/2026) (SarIndonesia/Repro)

SuarIndonesia – Para Zuriat Pagustian di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan berbagai daerah memperkuat solidaritas, yang dikemas Halal Bihalal berlangsung di salah satu hotel di Kota Banjarbaru, Sabtu (11/4/2026).

Ada sekitar 500 orang Zuriat Pagustian se Kalsel bersilaturahmi, yang dihadiri Sultan/Pangeran Banjar Haji Khairul Saleh Al Mutashim Billah bersama permaisuri, Hj Raudhatul Jannah.

Juga Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan Kemas Akhmad Rudi Indrajaya.

Baik Ketua Panitia, Gusti Alfian Permata Sari maupun perwakilan  dari daerah Hulu Sungai, Gusti Rosyadi Elmi dan H Gusti Rendy Firmansyah atas nama zuriat pagustian Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu mengatakan bahwa inti Halal Bihalal Zuriat Pagustian se-Kalsel adalah ajang silaturahmi akbar keturunan keluarga besar Kesultanan Banjar.

Untuk mempererat kekerabatan dan melestarikan sejarah. “Semoga dengan halal bihalal ini semakin mempererat silaturrahmi dan persatuan Juriat Kesultanan Pegustian, yang tersebar di setiap provinsi, “ucap mereka.

Konteks historis, ini merupakan kelanjutan dari hubungan kekerabatan dan persatuan sejarah rakyat Banjar.

Seperti Pangeran, Gusti, Antung, Andin dan kerabat lainnya. Hadir para sesepuh , tetuha pagustian, maupun anak, cucu serta cicit.

Khairul Saleh sebut pentingnya menjaga hak adat masyarakat Banjar. “Tanah Banjar merupakan hak adat masyarakat Banjar yang harus dipelihara dan terus diperjuangkan,” ujarnya.

Pangeran juga memperkenalkan Lembaga Adat Pemeliharaan Nasab sebagai lembaga adat baru di lingkungan Kesultanan Banjar untuk menjadi rujukan resmi silsilah Pagustian dan memastikan pencatatan nasab keturunan tetap terjaga keasliannya

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Sisi lain, Pangeran Khairul Saleh menceritakan sejarah Kerajaan Banjar, yang terbagi dua fase. Fase kerajaan zaman Hindu dan kerajaan Islam.

Di sisi lain, Perang Banjar antara perlawanan warga Banjar dengan Belanda menjadi perang terlama di dalam sejarah bangsa Indonesia.

Perang Banjar (1859-1905) adalah perlawanan rakyat Kalsel yang dipimpin Pangeran Antasari melawan Belanda, tercatat sebagai salah satu perang terlama di Indonesia.

Konflik dipicu campur tangan Belanda dalam suksesi tahta dan eksploitasi sumber daya alam, memicu perang gerilya selama hampir setengah abad.

“Halal bihalal pagustian ini mempererat jalinan silaturahmi kekerabatan,” kata Pangeran Khairul Saleh.

Ia memberikan motivasi kepada generasi muda Pagustian untuk lebih semangat lagi, dengan meniru perjuangan generasi dulu yang telah sukses.Sebelumnya acara wajib Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembuka dilanjutkan tarian Adat Banjar, Tari Baksa Kambang.

Usai itui, ditampilkan atraksi pencak silat tradisional dengan tangan kosong dan menggunakan senjata tajam persembahan Laung Kuning Banjarbaru.  Dan lantunan Ayat Suci Al Qur’an oleh Qori Muhammad Zairozi. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
DIMENANGKAN Wakil HSU dan Banjarmasin Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca