20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 19:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra memberikan pengarahan kepada timnya di kantor SAR Pontianak. (SAR Pontianak)

Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra memberikan pengarahan kepada timnya di kantor SAR Pontianak. (SAR Pontianak)

SuarIndonesia — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak mengerahkan 20 personel untuk melakukan pencarian helikopter dengan kode registrasi PK-CFX yang dilaporkan hilang kontak di wilayah pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026).

“Benar, saat ini kami sudah mengirimkan 20 personel menuju ke lokasi,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra di Pontianak, Kamis (16/4/2026).

Dia mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan hilang kontak dari AirNav pada pukul 10.40 WIB.

Helikopter tersebut diketahui hilang kontak sekitar pukul 08.39 WIB di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Pesawat tersebut dilaporkan tengah menjalankan operasional untuk KPN Plantation.

Berdasarkan data awal, titik perkiraan lokasi kejadian berada pada koordinat 00°12’00” LS – 110°44’00” BT atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258 derajat.

Junetra menjelaskan, helikopter PK-CFX tersebut saat itu sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Sintang menuju Pontianak sebelum akhirnya kehilangan kontak di tengah penerbangan.

Untuk mempercepat proses pencarian, tim SAR gabungan dari Sintang telah lebih dahulu bergerak menuju lokasi kejadian, kemudian diperkuat dengan tambahan personel dari Pontianak.

Baca Juga :   PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

Hingga saat ini, kondisi helikopter maupun kru yang berada di dalamnya masih belum diketahui.

Ia menambahkan, medan pencarian yang berada di kawasan pedalaman dengan akses terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna menemukan titik keberadaan helikopter secepat mungkin.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin, perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” tutur Junetra dilansir dari Antara.

Pihak SAR juga mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari otoritas terkait serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kejadian tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca