PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syamsir Rahman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel. (Antara)

Syamsir Rahman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel. (Antara)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan provinsi itu mampu memproduksi padi hingga 1,3 juta ton sebagaimana target yang ditetapkan pada 2026, meski tahun ini dihadapkan dengan musim kemarau panjang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel Syamsir Rahman di Banjarbaru, Selasa (14/4/2026) mengatakan, optimistis itu didorong tren peningkatan produksi pada awal tahun serta optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian yang masih memiliki ruang peningkatan signifikan.

“Realisasi produksi Januari-April 2026 telah mencapai sekitar 250.000 ton atau meningkat sekitar 30.000 ton dibandingkan periode yang sama pada 2025, sehingga memberikan indikasi positif terhadap capaian produksi tahunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila tren kenaikan tersebut berlanjut hingga pertengahan tahun, maka tambahan produksi diperkirakan dapat mencapai antara 100.000 hingga 150.000 ton, terutama dengan dukungan peningkatan luas tanam dan optimalisasi lahan yang belum tergarap maksimal.

“Kalsel bahkan pernah mencapai sekitar 1,7 juta ton saat kemarau pada periode 2018 hingga 2019 melalui penerapan strategi mitigasi yang tepat,” ujar Syamsir dilansir dari Antara.

Selain itu, Syamsir mengungkapkan total luas tanam sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat sekitar 425.000 hektare atau baru mencapai sekitar 68,2 persen dari potensi yang tersedia, sehingga masih terdapat sekitar 30 persen lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Menurut dia, belum optimalnya pemanfaatan lahan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya kondisi lahan yang masih tergenang air serta alih fungsi lahan pertanian ke sektor lain seperti perkebunan kelapa sawit dan pembangunan fasilitas nonpertanian.

Baca Juga :   BANK KALSEL Hadirkan Tabungan Valas, Layani Nasabah di Tiga Kantor Cabang

Ia menambahkan, alih fungsi lahan pertanian telah diatur melalui kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang mewajibkan penggantian lahan, meskipun implementasinya menghadapi kendala karena lahan baru memerlukan waktu hingga empat tahun untuk mencapai produktivitas optimal.

Distribusi luas lahan tanam di Kalimantan Selatan menunjukkan konsentrasi terbesar berada di Kabupaten Barito Kuala sekitar 117.000 hektare, disusul Kabupaten Banjar sekitar 60.000 hektare dan Kabupaten Tanah Laut sekitar 55.000 hektare, sementara wilayah perkotaan memiliki luasan relatif kecil.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong optimalisasi lahan melalui peningkatan intensitas tanam serta pemanfaatan lahan yang selama ini belum produktif guna mendukung pencapaian target produksi secara berkelanjutan.

“Pencapaian target produksi tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi juga pada konsistensi pengelolaan serta dukungan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut,” kata Syamsir menambahkan. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:38

GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:55

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36

DIIKUTI Taman Budaya Kalsel Kegiatan Tingkar Regional Kalimantan di Kota Samarinda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05

KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Rabu, 30 September 2026 - 14:25

TERCATAT Kekayaan Intelektual Komunal Empat Ekspresi Budaya Tradisional Kalsel

Jumat, 11 September 2026 - 21:45

LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel

Senin, 7 September 2026 - 14:36

BEGINI Makna dari Festival Antasan Banjar 2026 “Re-connecting”

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34

DIBUKA Staf Ahli Gubernur Kalsel Festival Antasan Banjar 2026

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca