IAEA: AS dan Iran akan Berunding di Pakistan Akhir Pekan

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Bendera nasional Amerika Serikat dan Iran. (Anadolu A)

Foto Ilustrasi - Bendera nasional Amerika Serikat dan Iran. (Anadolu A)

SuarIndonesia — Amerika Serikat dan Iran akan menggelar dialog akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan, kata Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi pada Rabu (25/3/2026).

Dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera, Grossi mengatakan pembicaraan tersebut akan mencakup isu yang lebih luas.

Topik yang dibahas antara lain rudal, milisi yang terkait dengan Iran, serta jaminan keamanan bagi negara itu.

“Kali ini, pembicaraan juga akan mencakup soal rudal, milisi yang terkait dengan Republik Islam, dan jaminan keamanan bagi Iran,” kata Grossi.

Ia menyebut kemungkinan adanya solusi sementara yang bisa disepakati, meski tidak harus bersifat militer.

Menurut Grossi, ada rencana diplomatik alternatif yang memungkinkan dua pendekatan sekaligus.

Pertama, penghentian sementara pengayaan uranium karena kondisi politik, militer, dan kepercayaan “yang belum memungkinkan” dan kedua, isu tersebut akan dikaji kembali dalam lima hingga 10 tahun mendatang.

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus berlangsung sejak 28 Februari.

Serangan itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel serta wilayah-wilayah di Yordania, Irak, dan negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Serangan balasan itu menelan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar dan penerbangan global.

Berharap upaya mediasi AS-Iran membuahkan hasil

Iran berharap agar upaya mediasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel dapat membuahkan hasil, kata Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam pada Rabu.

Pada Selasa, surat kabar New York Times yang mengutip pejabat anonim, melaporkan bahwa Washington telah menyerahkan kepada Iran rencana 15 poin untuk mengatasi konflik Timur Tengah di tengah meningkatnya dampak eskalasi terhadap ekonomi AS.

“Upaya persahabatan dari negara-negara ini bukan berarti bahwa perundingan antara Iran dan Amerika Serikat sedang berlangsung, tetapi hanya menunjukkan adanya upaya untuk membangun landasan dialog antara Teheran dan Washington”.

“Kami berharap upaya yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang dipaksakan kepada Iran akan membuahkan hasil,” kata dubes kepada kantor berita IRNA tanpa menyebutkan secara spesifik negara-negara yang dimaksud.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Pada Selasa, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan negaranya siap menjadi tuan rumah pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik saat ini.

Sehari sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan AS dan Iran telah melakukan pembicaraan yang sangat positif dan produktif selama dua hari belakangan. Trump mengaku telah menginstruksikan Pentagon untuk menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Tak ada negosiasi jika AS tak ubah sikap

Iran menyatakan perundingan dengan AS hanya akan terjadi jika Teheran menyatakan kehendaknya dan Washington sepenuhnya menghapus niat untuk bertindak melawan rakyat Iran.

“Perundingan hanya akan terjadi jika itu adalah kehendak kami dan jika niat untuk bertindak melawan rakyat Iran sepenuhnya dihilangkan,” kata juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, Rabu (25/3), seperti dikutip kantor berita Tasnim.

“Hingga itu menjadi kehendak kami, tidak ada yang akan kembali normal. Ini hanya akan terjadi ketika niat untuk bertindak melawan rakyat Iran sepenuhnya dihapus dari pikiran kotor kalian,” ujarnya.

“Kata pertama dan terakhir kami — sejak hari pertama — adalah kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan pihak seperti kalian. Tidak sekarang dan tidak akan pernah,” katanya, menambahkan.

AS dan Israel awalnya mengklaim “serangan pendahuluan” itu diperlukan untuk melawan ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian mereka mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengubah rezim yang berkuasa di Iran. (*/ut)

*) Sumber: Anadolu/Sputnik/RIA Novosti/Antara

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:12

MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:02

AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:44

KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:31

KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca