CEGAH Karhutla dan Kekeringan OMC Diintensifkan

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Petugas mengangkut garam (NaCl) menuju pesawat BNPB Cessna PK-ALA di landasan parkir Posko Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bandara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/6/2026). (Foto: Antara/Wahdi Septiawan)

Foto Ilustrasi - Petugas mengangkut garam (NaCl) menuju pesawat BNPB Cessna PK-ALA di landasan parkir Posko Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bandara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/6/2026). (Foto: Antara/Wahdi Septiawan)

SuarIndonesia — Pemerintah melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah strategis guna memitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto ditemui dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/7/2026), mengatakan pelaksanaan OMC diprioritaskan pada wilayah yang membutuhkan pasokan curah hujan lebih tinggi untuk menjaga kelembapan lahan-lahan esensial khususnya mineral dan gambut dan mengisi cadangan air waduk.

“Operasi modifikasi cuaca saat ini sedang dilakukan untuk mitigasi karhutla di beberapa tempat, seperti di Pekanbaru yang baru mulai hari ini dan di Palangkaraya yang juga sedang berjalan,” kata Tri, melansir dari Antara.

Selain di Riau dan Kalimantan Tengah, lanjutnya, rangkaian operasi serupa sebelumnya telah diselesaikan di Provinsi Aceh serta Sumatera Selatan sebagai bagian dari skema penanganan darurat di lapangan.

Modifikasi cuaca yang diintervensi melalui penyemaian senyawa kimiawi berupa garam atau Natrium klorida (NaCl) ke awan potensial ini tidak ditujukan untuk menciptakan awan baru, melainkan mengoptimalkan potensi awan hujan yang ada agar mampu menghasilkan jutaan meter kubik air untuk memadamkan atau mencegah karhutla.

Adapun sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Di samping penanganan karhutla, BMKG juga memfokuskan operasi modifikasi cuaca untuk pengisian danau dan waduk di wilayah tangkapan air, seperti Danau Toba di Sumatera Utara, hingga Danau Poso di Sulawesi Tengah, guna menjaga ketersediaan air bersih masyarakat.

Menurut Seto, BMKG bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut juga telah mendistribusikan armada pesawat Casa 212 Skadron Udara 4 untuk menyemai awan, termasuk di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat, baru-baru ini.

“Pengerahan personel, pesawat, dan bahan semai di Bandung tersebut, dilakukan secara cepat usai diterbitkannya dukungan operasional dari Panglima TNI guna menjaga keandalan pasokan air di waduk-waduk strategis wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Pihaknya memastikan BMKG siap memperkuat ekosistem modifikasi cuaca melalui sinergi intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kementerian Kehutanan (Kemenhut), pemerintah daerah, serta TNI-Polri, demi meminimalkan dampak kebencanaan sosial-ekonomi selama musim kemarau 2026. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan
DISIAPKAN Ratusan Titik Rumah Oksigen-Mobil Keliling Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca