PIALA DUNIA 2026: Inggris dan Argentina Melaju ke Semifinal

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jude Bellingham, melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan perempat final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami, Miami Gardens, pada 11 Juli 2026.(Foto: AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

Jude Bellingham, melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan perempat final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami, Miami Gardens, pada 11 Juli 2026.(Foto: AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

SuarIndonesia — Inggris dan Argentina memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final, Minggu (12/7/2026) WIB.

Gol Bellingham Tuai Protes Norwegia
Tim nasional Inggris berhasil memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Hasil positif ini didapat usai The Three Lions menumbangkan Norwegia dengan skor tipis 2-1.

Pertandingan perempatfinal yang berlangsung di Miami Stadium pada Minggu (12/7/2026) ini sempat diwarnai aksi protes. Gol pertama Inggris memicu perdebatan karena dugaan bola mengenai kabel kamera di atas lapangan.

Norwegia sebenarnya mampu memimpin kedudukan terlebih dahulu pada babak pertama. Penyerang Andreas Schjelderup sukses membobol gawang Inggris yang dikawal ketat pada menit ke-36.

Kronologi Kontroversi Gol Pertama Inggris
Jelang turun minum, Inggris menyamakan kedudukan pada menit ke-45+2 melalui Jude Bellingham. Gol tersebut berawal dari tendangan gawang kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang jatuh di kaki pemain Inggris.

Pihak Norwegia melayangkan protes keras karena menganggap bola sepakan Nyland sempat mengenai kabel kamera pertandingan. Menurut regulasi, laga harus dihentikan dan dilakukan drop ball jika bola menyentuh kabel.

Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, sempat melakukan protes langsung kepada wasit Clement Turpin di pinggir lapangan. Namun, wasit tetap mengesahkan gol kontroversial tersebut setelah berkonsultasi dengan tim VAR.

Keputusan VAR dan Penjelasan Resmi FIFA
Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) langsung memberikan klarifikasi resmi mengenai validitas gol penyeimbang kedudukan tersebut. Teknologi sensor pada bola pintar menjadi bukti mutlak keabsahan proses gol.

“Sebelum gol Inggris pada menit ke-45+2 melawan Norwegia, sensor di dalam Connected Ball tidak menunjukkan lonjakan pada ‘detak jantung bola’ saat bola berada di udara, sehingga tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah arah gerakannya,” tulis FIFA, Sabtu (11/7/2026).

Melalui data teknologi sirkuit sensor udara tersebut, wasit Clement Turpin menyatakan arah bola murni berubah karena faktor teknis sepakan. Keputusan ini membuat skuad Norwegia sempat merasa kecewa berat.

Bellingham Cetak Brace Babak Kedua
Memasuki masa injury time babak kedua, intensitas serangan anak asuh Thomas Tuchel semakin meningkat. Inggris akhirnya mengunci kemenangan dramatis pada menit ke-93 melalui skema serangan balik cepat.

Baca Juga :   SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Jude Bellingham kembali menjadi bintang lapangan setelah mencetak gol keduanya. Gol penutup ini sekaligus memastikan langkah Erling Haaland dan kawan-kawan tersingkir dari kompetisi sepak bola terakbar tersebut.

Timnas Argentina lolos ke semifinal setelah mengalahkan 10 pemain Swiss dengan skor 3-1. (Foto: REUTERS/Lee Smith)

Argentina Susah Payah Gilas 10 Pemain Swiss 3-1
Argentina lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 lewat duel 120 menit dengan Swiss, di Stadion Kansas City, Sabtu (11/7) atau Minggu (12/7) WIB.

Argentina sudah memimpin pertandingan sejak menit ke-10. Berawal dari umpan Lionel Messi, Alexis Mac Allister membobol gawang Swiss dengan tandunkan yang presisi.

Kedudukan 1-0 untuk Argentina ini bertahan hingga babak pertama usai. Pada babak kedua Swiss menyamakan kedudukan lewat aksi Dam Dnoye pada manit ke-67.

Saat sedang asik menekan La Albiceleste, Swiss terpaksa bermain dengan 10 pemain. Itu terjadi setelah Breel Embolo mendapat kartu kuning kedua setelah kedapatan melakukan diving.

Meski unggul jumlah pemain, Argentina tidak bisa membobol gawang Swiss. Hingga waktu normal 90 menit selesai, Argentina hanya bisa melepas tiga tembakan tepat sasaran.

Pada babak pertama tambahan waktu dua kali 15 menit, Argentina agresif menekan. Juara bertahan Piala Dunia ini seperti ingin buru-buru menyelesaikan peluang lolos.

Dampaknya malah berbanding terbalik. Serangan Argentina mudah dipatahkan. Babak pertama tambahan waktu pun berakhir dengan seko 1-1, alias tanpa ada gol.

Meski Swiss seperti sudah menyimulasikan tampil dengan 10 pemain, pertahanan tim asuhan Murat Yakin akhirnya rubuh juga. Julian Alvarez menjadi sosok yang memecah kebuntuan.

Dari luar kotak penalti, Alvarez melakukan tembakan kaki kanan ke pojok kiri gawang Swiss. Tak terjangkau. Argentina unggul 2-1. Saat injury time, Lautaro Martines mencetak gol menjadi 3-1. (*/ut)

(sumber : @KOMPASPedia)
Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar
“NGLURUK MASSA” ke Balai Kota Banjarmasin Menagih Janji Terkait Pengelolaan Kawasan Makam Sultan Suriansyah
TURNAMEN Tenis Meja DPRD Kalsel Dijuarai Fadil/H. Gani Juara

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca