Global Health Security Agenda (GHSA) ke-5 di Bali Bahas Ancaman Penyakit zoonosis

- Penulis

Selasa, 6 November 2018 - 01:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit yang disebabkan oleh hewan menjadi perhatian dari berbagai negara, khususnya Indonesia. Perwakilan dari 15 negara saat ini bergabung dalam Global Health Security Agenda (GHSA) di Bali yang akan membahas rencana implementasi ketahanan kesehatan internasional.

“GHSA adalah sebuah forum kerja sama antar negara yang terbuka dan sukarela dengan tujuan memperkuat kapasitas nasional dalam ancaman kesehatan global,” kata Sekjen Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, saat ditemui di Nusa Dua Convention Hall, Bali, Senin (5/11/2018).

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Anung Sugihantono mengatakan kerjasama ini dilakukan untuk saling menguatkan satu negara dengan negara lain.

“Pada dasarnya tidak ada satu negara yang bebas dari ancaman, agenda ini sekaligus juga meyakini dan mengingatkan sehingga kita bisa meminimalisir risikonya terhadap kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :   PEMKAB HST Miliki Tim Percepatan Eliminasi TBC

Adapun rencana implementasi yang akan dilakukan yakni dukungan antar negara mengenai penanganan penyakit zoonosis, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas serta komitmen penanganan tanggap darurat zoonosis.

“Salah satu keberhasilan dalam pengendalian zoonosis ialah menurunnya kasus flu burung pada manusia yang sejalan pada hewan melalui kerjasama antara petugas lapangan dari sektor kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan,” tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul “15 Negara Kumpul di Bali Bahas Ancaman Penyakit Global dari Hewan

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat
2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan
MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang
DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun
BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca