Suarindonesia – Seorang pria duda anak satu bernama Ludwing Kasnadi (47), ditemukan tak bernyawa di dalam rumah sewaan, Selasa (9/6/2026), sekitar pukul 10,30 WITA.
Korban diketahui warga Jalan Let Y Yakub RT 02 RW 01Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatra Selatan. Dan di Banjarmasin tinggal di Jalan Agaria II RT 41 RW 01 Banjarmasin Utara.
Ia ditemukan dalam keadaan telentang tanpa menggenakan baju hanya menggunakan celana pendek, dan geger warga sekitar. Apalagi mencium oramoa bau tak sedap keluar dari rumah tersebut.
Dimana pertama kali menemukan Muhtar (42), warga Gambut Kabupaten Banjar, langsung terkejut dan melaporkan kejadian ke Ketua RT setempat serta ke Polsek Banjarmasin Utara.
Sejumlah anggota Polsek bersama Tim Inafiz Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selanjutnya atas perintah pihak Kepolisian sejumlah anggota Relawan Rescue Gabungan, jasad dievakuasi ke Ruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum.

Dari keterangan Muhtar, waktu itu ia bersama istri mampir ke rumah orang tua dari istri (mertua). Rumahnya tak jauh dari lokasi temuan mayat, dan dirinya disuruh oleh mertua untuk menjenguk korban karena sudah tiga hari tak keluar rumah.
“Saya pun mencoba memanggil sambil mengetuk pintu rumah, karena tak ada jawaban, lantas saya mencoba melihat dari jendela rumah tak berkunci. Ternyata tercium arona tak sedap,” ucapnya.
Selain itu Awaludin (43), sebut kalau selama ini korban hidup sendirian, sudah cerai dengan istrinya dan mendapatkan seorang anak.
“Korban tinggal dirumah sewaan ini sudah delapan. Memang korban mempunyai penyakit asam urat dan jantung. Setiap bulannya korban kontrol ke rumah sakit. Sselama korban sakit saya bersama teman-teman lainnya sering menjenguk serta ngajak ngobrol, apalagi korban baru saja masuk agama Islam (mualap) ,” ujarnya.
Dalam beberapa hari katanya lagi memang tak sempat menjenguknya karena banyak pekerjaan.”Waktu ditemukan kami terkejut mendengar kematian korban, padahal orangnya sangat baik kepada teman serta warga lain, apalagi sering bergaul,” ujarya.
Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi SAP, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan sebut, untuk sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















