358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji Kalteng tiba di tanah air. (Foto: Kemenag Kalteng)

Jemaah haji Kalteng tiba di tanah air. (Foto: Kemenag Kalteng)

SuarIndonesia — Suasana haru dan bahagia menyelimuti kedatangan 358 jemaah dan petugas haji Kloter 4 BDJ di Bandara Syamsudin Noor pada Selasa (9/6/2026) pukul 00.30 Wita. Sementara itu, dua jemaah lainnya masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Sebagai kloter perdana asal Kalimantan Tengah yang kembali dari Tanah Suci, para jemaah mendapat sambutan hangat dari jajaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) serta pemerintah daerah.

Kedatangan jemaah disambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Tengah, Hasan Basri, bersama jajaran di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Setelah tiba di bandara, para jemaah difasilitasi menggunakan 10 armada bus menuju Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin untuk mengikuti prosesi penyambutan resmi yang digelar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi.

Acara penyambutan turut dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Darliansjah, beserta jajaran. Hadir pula perwakilan pemerintah daerah dan Kemenhaj dari Kabupaten Kapuas, Murung Raya, Katingan, Barito Timur, serta Kota Banjarmasin.

Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani Z, mengungkapkan dari total 360 jemaah yang berangkat dalam Kloter 4 BDJ, sebanyak 358 orang telah kembali ke Indonesia. Sementara itu, dua jemaah lainnya masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

“Kemudian kita doakan bersama agar kedua jemaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke tanah air melalui kloter berikutnya,” ujar Eddy Khairani, Selasa (9/6/2026), melansir detikKalimantan.

Eddy juga menyampaikan hingga saat ini total jemaah dan petugas yang telah tiba di Tanah Air melalui Debarkasi Banjarmasin mencapai 1.433 orang. Di sisi lain, terdapat tujuh jemaah yang wafat di Tanah Suci, terdiri dari dua jemaah asal Kalimantan Tengah dan lima jemaah asal Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga kesehatan setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang. Ia mengimbau agar jemaah yang mengalami gangguan kesehatan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Mudah-mudahan proses pemulangan berjalan lancar sampai ke daerah masing-masing,” katanya.

Usai prosesi penyambutan, para jemaah diarahkan menuju Gedung Jabal Rahmah dan Gedung Marwah untuk beristirahat. Sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan syukur atas kepulangan mereka, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan hidangan khas daerah berupa Soto Banjar dan sate yang disajikan khusus bagi para tamu Allah tersebut.

“Kita langsung makan bersama soto Banjar,” terangnya.

Kedatangan Kloter 4 BDJ menjadi awal proses pemulangan jemaah haji asal Kalimantan Tengah tahun 2026, sekaligus membawa kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menantikan kepulangan sanak saudara dari Tanah Suci.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kalimantan Tengah (Kalteng), Hasan Basri, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses kepulangan Kloter 4 BDJ. Kloter ini merupakan rombongan jemaah haji perdana asal Bumi Tambun Bungai yang tiba di Tanah Air melalui Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

“Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, proses pemulangan dan kedatangan jemaah haji Kloter 4 BDJ berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Ini adalah momen yang sangat mengharukan sekaligus membahagiakan bagi kita semua, karena Kloter 4 BDJ merupakan kloter pertama dari jemaah asal Kalimantan Tengah yang menjejakkan kaki kembali di Tanah Air,” ujar Hasan Basri di sela-sela penyambutan, Selasa (9/6/2026).

Hasan menambahkan seluruh tahapan pemulangan mulai dari pendaratan pesawat, pemeriksaan kesehatan, imigrasi, hingga penerimaan di debarkasi terlaksana sesuai rencana berkat koordinasi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak terkait.

Baca Juga :   KEJURNAS 2026: 3 Atlet Panjat Tebing Kobar Lolos Wakili Kalteng

Hasan Basri merinci Kloter 4 BDJ melingkupi jemaah yang berasal dari Kabupaten Kapuas, Murung Raya, Katingan, Barito Timur, dan Kota Banjarmasin.

Dua Jemaah Asal Kapuas Masih Dirawat di Arab Saudi
Ada dua jemaah asal Kapuas yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi sehingga mengikuti skema tanazul akhir. Dua jemaah yang masih dirawat tersebut adalah Nooryani M Baen (67) dan Rohani Baseri (60), keduanya berasal dari Kabupaten Kapuas.

“Dari total 360 jemaah dan petugas Kloter BDJ 04, sebanyak 358 orang telah kembali ke Indonesia. Sementara dua jemaah asal Kabupaten Kapuas masih menjalani perawatan di Arab Saudi dan akan dipulangkan melalui skema tanazul setelah kondisi kesehatannya memungkinkan,” ujar Hasan Basri.

Ketua Tim Dokter Jemaah Haji Kalimantan Tengah, dr. Ujang Fauzan Zaini, menjelaskan kedua jemaah tersebut masuk dalam kategori tanazul keluar karena masih memerlukan perawatan medis.

“Tanazul merupakan mekanisme pengaturan pemulangan jemaah haji yang tidak kembali bersama kelompok terbangnya karena alasan tertentu, salah satunya kondisi kesehatan. Dalam kasus ini, dua jemaah masih menjalani perawatan sehingga keberangkatannya ke Indonesia dijadwalkan setelah dinyatakan layak terbang,” jelas dr Ujang.

Kloter BDJ 4 berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada 8 Juni 2026 pukul 06.00 waktu Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 8404, dan tiba di Bandara Syamsudin Noor pada 9 Juni 2026 pukul 00.30 Wita.

Berdasarkan data kesehatan kloter, mayoritas jemaah merupakan kelompok risiko tinggi (risti). Dari total 358 jemaah yang diberangkatkan, tercatat 238 orang masuk kategori resiko tinggi (risti), terdiri dari 106 laki-laki dan 132 perempuan. Rinciannya, 31 orang berisiko tinggi berat, 58 orang risiko sedang, dan 149 orang risiko ringan.

“Sebagian besar jemaah memiliki penyakit penyerta yang memerlukan pemantauan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Penyakit terbanyak yang kami temukan adalah hiperlipidemia, hipertensi, dan diabetes melitus tipe dua,” kata dr Ujang.

Data kesehatan menunjukkan sepuluh penyakit terbanyak yang dialami jemaah yakni hiperlipidemia sebanyak 213 kasus, hipertensi 212 kasus, diabetes melitus tipe II sebanyak 51 kasus, overweight dan obesitas 48 kasus, serta penyakit jantung iskemik sebanyak 13 kasus.

Selain itu, terdapat 14 jemaah yang membutuhkan bantuan kursi roda selama pelaksanaan ibadah haji karena faktor usia maupun kondisi kesehatan tertentu. Ketua Kloter BDJ 4, Dr. H. Amruddin, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan mayoritas jemaah dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik. Kami bersyukur 358 jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan berharap dua jemaah yang masih dirawat segera pulih sehingga dapat menyusul kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Pihak kloter bersama petugas kesehatan terus melakukan koordinasi dengan tim kesehatan haji Indonesia di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi kedua jemaah asal Kapuas tersebut hingga proses pemulangannya dapat dilaksanakan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu
PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif
DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan
KOTA SAMPIT Berpotensi Terdampak Kabut Asap
FORKOT APRESIASI Pulih Sistem Kelistrikan, Tapi tidak Menghapus Tanggung Jawab Hukum PLN
PT PLN Belum Menjawab Substansi Keberatan Administratif, LBH Borneo Nusantara Ajukan Banding
TIGA PELAKU UTAMA Kasus Pembunuhan Polisi Digiring ke Palangka Raya
151,7 HA Lahan di Kotim Ludes Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:24

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Berita Terbaru

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

SH, Nenek 70 tahun di Kotawaringin Timur ditangkap karena diduga mengedarkan sabu-sabu. (Foto: Humas Polres Kotim)

Hukum

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:08

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pos Siaga Penanganan Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:48

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (Foto: HO-Divisi Humas Polri)

Hukum

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:37

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi (ketiga kanan) dalam prosesi pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Kejaksaan Agung RI)

Hukum

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca