DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penyekapan anak. (Foto: iStockphoto/Giuda90)

Ilustrasi penyekapan anak. (Foto: iStockphoto/Giuda90)

SuarIndonesia — Dugaan kasus membawa kabur dan menyekap seorang anak di bawah umur menghebohkan warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Pria berinisial R yang merupakan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Sampit sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kotim.

Kasus tersebut mencuat setelah informasi mengenai keberadaan korban di sebuah rumah kos beredar luas di tengah masyarakat. Peristiwa itu sontak memicu perhatian warga karena korban diketahui masih berstatus anak di bawah umur.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko membenarkan pihaknya sedang menangani perkara tersebut. Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian yang sebenarnya.

“Pelaku masih dilakukan pemeriksaan terkait dugaan membawa kabur dan menyekap anak di bawah umur. Penyidik masih mendalami kasus tersebut,” ujar Edy, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Penyidik saat ini fokus mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut, agar penanganan perkara dapat dilakukan secara objektif dan menyeluruh.

Selain memeriksa terduga pelaku, polisi juga mendalami berbagai informasi yang berkembang di masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana dapat terungkap secara terang.

Baca Juga :   358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Sementara itu, dilansir dari detikKalimantan, Lurah Mentawa Baru Hilir, Putri Noorgeulis, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga yang mengaku resah dengan aktivitas yang terjadi di rumah kos tempat korban ditemukan. Warga menilai aktivitas tersebut tidak sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kelurahan bersama unsur terkait mendatangi lokasi guna mencegah munculnya tindakan yang tidak diinginkan dari masyarakat. Langkah itu juga dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses hukum berlangsung.

“Kasus ini sudah ditangani aparat penegak hukum. Kami juga telah memfasilitasi mediasi bersama pemilik kos dan warga agar seluruh pihak mematuhi aturan yang berlaku serta menghormati norma hukum, norma sosial, dan adat istiadat yang ada di masyarakat,” tutup Putri. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026
TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’
358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca