PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pelaku R pembacok ibu dan anak di Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). (FotoL dok Polsek Pahandut)

Pelaku R pembacok ibu dan anak di Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). (FotoL dok Polsek Pahandut)

SuarIndonesia — Warga di Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dibuat heboh oleh aksi pembacokan yang terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pelaku berinisial R (24)
diduga mengamuk dan menyerang seorang ibu rumah tangga dan anaknya, hingga mengalami luka serius.

Korban adalah seorang ibu H (42) dan putranya AW (19) warga Jalan G Obos VI. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kedua korban diserang di dalam rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah pelaku.

“Sebelum kejadian pelaku R sempat terlihat berjalan di lingkungan sekitar sambil berbicara sendiri dan mengucapkan kalimat yang tidak jelas. Tak lama kemudian, ia kembali terlihat membawa senjata tajam jenis mandau atau parang panjang dan bergerak menuju rumah korban,” ujar Ade warga Jalan G Obos VI, Minggu (7/6/2026).

Sesampainya di lokasi, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan melakukan penyerangan secara brutal. Ibu H mengalami luka pada bagian kaki dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

“Sementara anaknya AW yang berusaha melindungi ibunya justru menjadi sasaran serangan serupa hingga mengalami luka berat, termasuk di bagian kepala,” ujar Ade.

Dalam kondisi terluka, korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari menuju rumah Ketua RT setempat untuk meminta pertolongan. Warga yang berdatangan ke lokasi mendapati kondisi rumah berlumuran darah.

“Kedua korban kemudian dievakuasi ke IGD RS Muhammadiyah Palangka Raya guna mendapatkan perawatan medis.”

Usai melakukan aksinya, R melarikan diri dan sempat membuat warga resah. Sejumlah warga bersama aparat kepolisian melakukan pencarian hingga akhirnya pelaku ditemukan di kawasan depan Hotel Luwansa Palangka Raya.

“Saat diamankan, pelaku disebut masih membawa sejumlah barang dan sempat terlihat membawa senjata tajam sambil berteriak di jalan.”

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Terpisah, Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Pahandut.

Ia mengungkapkan bahwa polisi masih mendalami motif penyerangan, termasuk informasi yang menyebut pelaku baru beberapa bulan lalu keluar dari rumah sakit jiwa.

“Hingga kini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti, sementara dua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujarnya.

Polisi Cek Kejiwaan R

Sementara itu, dilansir dari detikKalimantan, Penyidik Polsek Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah akan melakukan observasi kejiwaan pelaku pembacokan di RSJ Kalawa Atei. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah pelaku benar-benar memiliki gangguan kejiwaan.

“Kita akan lakukan observasi atau pemeriksaan ke psikiatri di RS Jiwa Kalawatei Palangka Raya untuk memastikan apakah pelaku disabilitas mental atau tidak,” ujar Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto kepada detikKalimantan, Minggu (7/6/2026) sore.

Jika berdasarkan data sementara pihak keluarga memang menyatakan terduga pelaku pernah dirawat di RS Jiwa Kalawa Atei pada Februari 2026.

“Terkait hasil observasi nanti kita berikan datanya setelah selesa,” kata dia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung
KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla
IBU dan Balitanya Tewas dengan Tubuh Terikat di Hutan
KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:17

MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:49

BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50

ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Bisnis

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca