CEGAH Sungai Tercemar, BSF Luncurkan Alat Pengolah Limbah Sasirangan

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2020 - 20:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Banjamasin Sasirangan Festival (BSF) tahun 2020, tidak hanya menyajikan hiburan atau entertainment, kali ini kegiatan promosi sasirangan itu turut menyajikan sarana education atau pembelajaran bagi pengrajin sasirangan terkait limbah dari proses pengerjaan motif kain khas Kota Banjarmasin itu.

Lewat alat pengolah limbah sasirangan yang ditampilkan pada saat lomba motif sasirangan di Rumah Anno 1925 pada Kamis (5/3/2020) mampu membuat air limbah sasirangan yang PH asalnya berkisar di angka 14 menjadi PH normal di angka 7.

Alat sederhana ini rencananya akan diperbanyak oleh Dekranasda Kota Banjamasin dengan menggandeng para pengrajin sasirangan yang kemudian ditujukan pengajuan kepada pihak Pemko Banjarmasin untuk pengadaan alat tersebut.

“Nanti akan menggandeng para pengrajin, kita mungkin akan mengajukan kepada pemerintah kota barangkali apakah bisa diarahkan Banjarmasin CSR atau yang lainnya,” ujar Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah.

Ia mengaku memiliki harapan yang sangat sederhana yakni para pengrajin yang berada di tepi sungai sebelum mereka buang langsung ke sungai limbah pewarna, maka harus disediakan penampungan dengan alat pengolah limbah tersebut.

“Jadi bantuannya kan sederhana itu ada penampungan dulu baru dengan sistem sederhana ini. Mudah-mudahan kita bisa bantu para pengrajin kita sebelum mereka buang langsung,” paparnya.

“Dengan alat sederhana ini, air limbah menjadi air yang aman untuk menetes aja lagi ke sungai, yang ini jelas aman,” tambahnya.

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

Sementara Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengungkapkan, alat ini mampu untuk mengurangi pencemaran di badan air.

Menurutnya, dari penyaring sederhana ini dengan kapasitas 200 lembar kain bisa bekerja dengan baik. Sehingga kemudian air yang keluar yang asalnya pekat begini kemudian dalam proses sirkulasi selama 1 jam itu sudah bisa bersih secara fisik.

“Jadi indikator kualitas air dan parameternya bisa dicek nanti secara fisik sudah tidak berwarna hitam lagi,” bebernya.

H Ibnu Sina mengapresiasi kepada para pengrajin yang memiliki alat pengolah limbah tersebut. Apalagi ujarnya untuk memiliki alat tersebut tidak mesti harus mengeluarkan biaya yany besar.

“Rp500 ribu saja ini modalnya, dengan begini limbah sasirangan tidak akan mencemari sungai lagi. Karena PH yang dikeluarkan mendekati bahkan kategori aman,” jelasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KECURANGAN Beras Fortifikasi Rugikan Negara dan Konsumen
BANK KALSEL Bayarkan Dividen Rp56 Miliar ke Pemprov Kalsel,2027 Dividen Ditarget Naik Rp61 Miliar
OMBUDSMAN Kalsel Panggil Lima Manajemen PLN
RAMPUNG Lintasan Atletik Stadion 17 Mei, PUPR Kalsel Serahkan ke Dispora
BELASAN KLUB Berlaga di Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam Cup XXII/TB
DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon
BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang
BANK KALSEL Perkuat Sinergi dengan REI, Realisasi FLPP Capai 496 Unit

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:48

BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:14

BMKG: EL NINO Diprediksikan Bertahan hingga Kuartal I 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:06

CEGAH Karhutla dan Kekeringan OMC Diintensifkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:45

PEMBUNUHAN dI Kelayan B, Tersangka Hapis Peragakan Adegan

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:25

POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi kelangkaan BBM. (Foto: SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

WARGA KOBAR Keluhkan Sulitnya dapat BBM

Jumat, 31 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca