SuarIndonesia – Belasan klub berlaga di Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam Cup XXII/TB, yang resmi dibuka Gubernur Kalsel H Muhidin dan Mayjen TNI Zainal Arifin Pangdam XXII Tambun Bungai, di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (30/7/2026).
Pangdam berharap dengan kejuaran ini agar dapat melahirkan bibit-bibit atlet bagi Kalsel ataupun juga Kalteng yang nantinya akan bisa membawa ketingkat nasional.
“Kkita baru usia pertama setahun dan kita punya dua wilayah, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
karena itu kita buat turnamen sepak bola ini untuk mencari bibit-bibit anak-anak muda di daerah terbaik sehingga nantinya akan membawa ketingkat nasional,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin sangat berterimakasih kepada Pangdam dan juga panglima sudah mengadakan Kejuaran ini.
Harapannya agar kejuaran ini menjadi agenda rutin Pangdam, sehingga dapat memperkuat hubungan antar wilayah Kalsel-teng.
“Turnamen menjadi wadah pembinaan sepak bola bagi dua provinsi. Ini merupakan kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Secara bersamaan juara digelar Turnamen Sepakbola Gubernur Kalteng Cup yang dilaksanakan di Kalteng.
Nantinya, juara Gubernur Cup Kalsel akan menghadapi runner up Gubernur Cup Kalteng dan juara Gubernur Cup Kalteng menghadapi runner up Gubernur Cup Kalsel.
Pemenang dari dua laga ini akan adu di partai final memperebutkan juara pertama dan mendapatkan piala Pangdam. Masing-masing kabupaten/kota mengirimkan satu tim yang diperkuat pemain berusia di bawah 21 tahun.
Pembukaan turnamen ini juga turut dihadiri perwakilan Asosiasi Provinsi PSSI Kalsel, yang menyaksikan langsung laga perdana antara tim Kabupaten Tapin melawan HSU Bangkit.
Setelah dilakukkan pembukaan Kejuaraan langsung dilanjutkan pertandingan pertama/pembuka antara Tapin melawan HSU.
Yang dimana kick off diawali dengan tendangan Gubernur Kalsel H Muhidin bersama dengan Pangdam Mayjen TNI Zainal Arifin.
Untuk jalan nya pertandingan babak pertama kedua kubu masih sama-sama tidak dapat mengembangkan permainan, sehingga babak pertama selesai belum ada mendapatkan peluang yang berbahaya skore kacamata 0-0.
Di lima menit terahir permainan semakin keras sehingga pemain dari Tapin Muhaimin melakukkan pelanggaran keras dan mendapatkan kartu kuning kedua atau merah.
Disisa waktu yang ada HSU tidak dapat memanfaatkannya hingga akhir babak kedua masih skore 0-0, dilanjutkan dengan tendangan penalti. Itu dimenangkan Tapin dengan skor 4-3. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















