CAPAI RP70 M Penanganan Covid-19 di Kota Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 5 November 2020 - 21:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penyerapan anggaran dalam penanganan Covid-19 di Kota Banjarmasin terbilang besar. Pasalnya dana yang diambil dari Anggaran Pendapata dan Belanja Daerah (APBD) kota seribu sungai itu mencapai Rp70 miliar dari Rp92 miliar yang telah disiapkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil, serapan sebesar itu paling banyak digunakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin.

“Dari Rp 92 miliar penyerapan penanganan Covid sudah terserap sekitar Rp70 miliar,” bebernya saat ditemui awak media di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (5/11) siang.

ia menjelaskan, serapan yang digunakan BPBD tersebut ada sekitar Rp40 miliar atau sekitar 50 persen lebih yang diperuntukkan untuk operasional BPBD seperti penyemprotan desinfektan dan operasional lainnya.

Sisanya digunakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin yang diperuntukkan untuk pengadaan alat-alat kesehatan dan operasional tim garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Penyerapan BPBD banyak digunakan untuk biaya operasional, sisanya alat kesehatan oleh Dinkes Banjarmasin,” ujarnya.

Baca Juga :   PLN Nyatakan Kelistrikan Kalselteng Masih Siaga

Untuk rincian jelasnya, pria dengan sapaan Subhan itu mengarahkan untuk menanyakan ke masing-masing instansi yang telah disebutkannya tadi

Di samping itu, ia menambahkan, untuk sisa anggaran yang nilainya sekitar Rp20 miliar itu akan dimasukkan ke dalam SILPA alias dikembalikan lagi ke kas negara.

Kendati demikian, menurutnya, pada tahun depan Pemko Banjarmasin tahun tetap menganggarkan dana untuk penanganan Covid-19. Anggarannya terbilang Rp20 miliar.

“Tahun 2021 untuk penanganan Covid dianggarkan Rp20 miliar. Jumlah ini sangat jauh dari 2020, itu karena melihat dari kasus yang saat ini semakin berkurang,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
PROGRES RUU Ketenagakerjaan Masih “On Schedule”
BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
BANK KALSEL Kembali Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka VI DPRD Kalsel 2026

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:55

KARHUTLA KALTENG: Sumber Api Satu Korporasi Diselidiki

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Berita Terbaru

Ekonomi

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca