RUPIAH DIBAYANGI Ketidakpastian Geopolitik dan Tekanan Domestik

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta, Selasa (3/9/2024). (Foto: Dok Antara)

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta, Selasa (3/9/2024). (Foto: Dok Antara)

SuarIndonesia — Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Selasa (2/6/2026) pagi seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi domestik.

Rupiah tercatat melemah 54,50 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.859 per dolar AS pada Selasa pagi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya sebesar Rp17.805 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta, Selasa (2/6/2026), menilai pelemahan mata uang Garuda masih dipicu oleh ketidakpastian penyelesaian konflik antara AS dan Iran.

Menurut dia, situasi tersebut mendorong indeks dolar AS kembali menguat mendekati level psikologis 100 sekaligus meningkatkan ekspektasi kenaikan harga minyak dunia.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah dengan kisaran di Rp17.800 – Rp17.950 dipengaruhi oleh risiko geopolitik global adanya ketidakpastian kesepakatan penyelesaian konflik AS dan Iran yg berakibat index dolar naik mendekati 100 dan menaikkan ekspektasi kenaikan harga minyak,” tutur Rully dilansir dari Antara.

Sementara dari domestik, Rully memandang pasar juga masih mencermati sejumlah tantangan dari dalam negeri. Kondisi fiskal pemerintah, ketidakpastian arah kebijakan, serta perkiraan tren inflasi yang masih berlanjut menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan rupiah.

Pandangan serupa disampaikan analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong. Menurut dia, pelemahan rupiah terus berlanjut setelah Iran menyatakan menghentikan perundingan damai dengan AS dan berencana menutup Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi terpenting dunia.

Baca Juga :   JOB FAIR 2026 Sediakan 2.295 Loker Dalam-Luar Negeri

Penutupan jalur tersebut berpotensi mengganggu distribusi minyak global dan mendorong lonjakan harga energi, sehingga meningkatkan permintaan terhadap aset “safe haven” seperti dolar AS.

“Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat merespons pernyataan Iran yang menghentikan perundingan damai dengan AS dan berencana untuk sepenuhnya menutup Hormuz,” ujar Lukman.

Selain faktor geopolitik, data manufaktur AS yang lebih baik dari ekspektasi turut memperkuat posisi dolar.

“Penguatan dolar AS juga didukung oleh data manufaktur yang lebih kuat dari perkiraan. Perkirakan kisaran Rp17.800 – Rp17.900,” ungkapnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya
PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026
KKP Bagikan Gratis 4.582 Kapal Ikan Modern ke Nelayan
KEBUT REGULASI Perlindungan Pekerja Tekan Lonjakan PHK, dI Kalsel Menembus Angka 3.444 Kasus

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57