WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

SuarIndonesia — Situasi mencekam sempat terjadi di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026). Seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di dalam rumah hingga mengancam keselamatan suaminya.

Kondisi tersebut membuat keluarga dan warga sekitar diliputi kekhawatiran, sehingga aparat kepolisian bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan dan evakuasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Laporan awal kami terima dari pihak Kelurahan Bukit Tunggal yang mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang ODGJ yang bertindak agresif membawa alat-alat yang membahayakan suami dan meresahkan lingkungan sekitar,” ujar Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto, Rabu (10/6/2026) malam.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Pahandut langsung mengerahkan personel untuk melakukan penanganan. Tim gabungan yang dipimpin Kapolsubsektor Jekan Raya Iptu Narmanto bergerak menuju lokasi bersama anggota Polsek Pahandut, Babinsa Kelurahan Bukit Tunggal, petugas kelurahan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kayon.

Setibanya di lokasi yang berada di Jalan Sei Nyamuk RT 16/RW 14, petugas segera melakukan koordinasi dengan pihak keluarga guna mengetahui kondisi sebenarnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, perempuan berinisial L (38) tersebut diketahui kerap mengamuk di dalam rumah. Dalam beberapa kesempatan, tindakannya bahkan dinilai membahayakan suaminya karena sering kali membawa benda tajam sehingga memunculkan kekhawatiran akan terjadinya insiden yang lebih serius.

“Kondisi tersebut tidak hanya membuat keluarga merasa tertekan, tetapi juga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Warga yang mengetahui kejadian itu khawatir tindakan agresif yang dilakukan perempuan tersebut dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain jika membawa senjata tajam atau benda berbahaya lainnya,” ujar Iyudi.

Melihat situasi yang berpotensi menimbulkan risiko, petugas gabungan mengambil langkah cepat dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Aparat kepolisian bersama tenaga kesehatan berupaya menenangkan yang bersangkutan agar proses penanganan dapat dilakukan dengan aman tanpa menimbulkan gejolak lebih lanjut.

Baca Juga :   TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: 'Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental'

Berkat koordinasi yang baik antara kepolisian, TNI, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan, situasi berhasil dikendalikan. Proses evakuasi berlangsung dengan lancar dan tetap memperhatikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan serta keselamatan seluruh pihak yang berada di lokasi.

“Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membawa perempuan tersebut ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei. Langkah tersebut dilakukan agar yang bersangkutan dapat memperoleh pemeriksaan medis, penanganan psikologis, serta perawatan yang lebih intensif sesuai kebutuhannya,” ujar Iyudi, dilansir dari detikKalimantan.

Ia mengatakan kehadiran aparat bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat yang membutuhkan penanganan segera.

Menurutnya, setiap laporan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dengan melibatkan pihak-pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai prosedur.

“Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga memastikan penanganan ODGJ dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur sehingga yang bersangkutan dapat memperoleh penanganan yang layak,” ujar AKP Iyudi Hartanto.

Ia menambahkan penanganan terhadap ODGJ tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memperhatikan sisi kemanusiaan dan kesehatan. Karena itu, sinergi antara aparat keamanan, tenaga medis, pemerintah setempat, dan keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan penanganan yang efektif.

“Dengan berhasilnya proses evakuasi tersebut, situasi di lingkungan Jalan Sei Nyamuk kembali kondusif. Warga yang sebelumnya merasa khawatir kini dapat beraktivitas dengan tenang, sementara perempuan tersebut memperoleh kesempatan untuk mendapatkan perawatan medis dan pendampingan yang diperlukan demi proses pemulihan yang lebih baik,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025
KOMPAK Lawan Peredaran, Telawang Percontohan Kampung Bebas Narkoba
AKSI PENCURI UANG di Celengan Musala Disergap Warga Sungai Andai

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:35

KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:27

RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:40

KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:32

MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:48

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Hukum

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:41

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca