H KARTOYO Dorong Penguatan Potensi Ekonomi Warga Baruh Jaya

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Kartoyo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi/Penyebarluasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Peraturan Daerah (Perda), Sabtu (6/6/2026). SuarIndonesia/Ist)

H. Kartoyo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi/Penyebarluasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Peraturan Daerah (Perda), Sabtu (6/6/2026). SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi/Penyebarluasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Peraturan Daerah (Perda).

Serta peraturan perundang-undangan terkait Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu (6/6/2026).

Dalam kegiatan,  H. Kartoyo memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sebagai landasan dalam mendorong pengembangan potensi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Menurut H Kartoyo, sosialisasi perda ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam lingkup rumah tangga, sekaligus memperkuat kemandirian desa.

“Melalui perda ini, masyarakat desa didorong untuk mampu mengembangkan potensi lokal yang dimiliki, baik di bidang usaha, keterampilan, maupun ekonomi kreatif sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pembahasan mengenai pemberdayaan masyarakat berkembang pada sektor keterampilan usaha rumahan, salah satunya usaha menjahit yang selama ini cukup banyak dijalankan oleh masyarakat Desa Baruh Jaya.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Di Desa Baruh Jaya ini kami melihat potensi usaha menjahit rumahan yang cukup baik dan perlu terus didorong melalui peningkatan keterampilan seperti pelatihan menjahit serta dukungan sarana penunjang agar masyarakat semakin produktif,” ujar H. Kartoyo.

Ia menjelaskan, pelatihan keterampilan menjahit tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan kerja masyarakat, tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif bagi lingkungan desa.

Menurutnya, pelatihan tersebut dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, mengurangi angka pengangguran, serta mendorong pemberdayaan perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi.

Baca Juga :   BUPATI Abdul Hadi, Buka Balangan Islamic Fest 2026 Disaksikan Ribuan Warga

Selain itu, kegiatan pelatihan juga dinilai mampu memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan produktif desa sehingga dapat menciptakan lingkungan sosial yang lebih aktif dan kreatif.

“Pelatihan seperti ini penting karena bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Ketika ibu-ibu memiliki kemampuan dan peluang usaha, maka ekonomi keluarga ikut terbantu dan kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat,” jelasnya.

Selain sektor menjahit, H. Kartoyo menilai Desa Baruh Jaya memiliki potensi sumber daya masyarakat yang sangat besar.

Dengan jumlah penduduk sekitar 8.000 jiwa, desa tersebut menjadi salah satu desa dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Potensi masyarakat di sini sangat beragam, mulai dari usaha menjahit, bengkel, tukang las, perikanan hingga sektor pertanian.

Hanya saja, untuk lahan pertanian masih menghadapi kendala kondisi air yang berubah drastis saat musim hujan maupun musim kemarau.

Apabila ada dukungan pembangunan infrastruktur yang tepat, potensi ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih optimal,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan jalan penghubung Nagara–Margasari yang saat ini sedang dikerjakan.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Daha Selatan dan sekitarnya.

Sebelum itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Baruh Jaya, Hani, menyampaikan bahwa usaha jahit rumahan di desanya telah lama menjadi salah satu aktivitas produktif masyarakat yang membantu perekonomian keluarga.

Menurutnya, melalui perhatian terhadap pengembangan keterampilan dan usaha masyarakat, diharapkan kelompok penjahit di desa dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik ke depannya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C
PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
TA 2026/2027: 270 Siswa Masuk Sekolah Rakyat
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca