TUJUH PAKET Kantong Korban Pesawat ATR Dievakuasi ke DVI

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT pada wilayah pegunungan Bulusaraung, di Posko DVI Polda Sulsel, Jala Kumala Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2025). (ANTARA/Darwin Fatir)

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT pada wilayah pegunungan Bulusaraung, di Posko DVI Polda Sulsel, Jala Kumala Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2025). (ANTARA/Darwin Fatir)

SuarIndonesia — Tim SAR Gabungan dalam Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT berhasil mengevakuasi tujuh paket kantong korban dari lokasi kejadian wilayah pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Alhamdulillah, cuaca pada hari ini memungkinkan untuk dilaksanakannya evakuasi melalui jalur udara. Hal ini juga didukung oleh kemampuan pesawat yang digunakan serta keahlian dan profesionalisme seluruh crew pesawat yang terlibat dalam operasi,” kata Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Makassar, Jumat (23/1/2026).

Tujuh paket kantong korban tersebut, dibawa melalui udara menuju Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin selanjutnya di bawa jalur darat menggunakan tujuh ambulans ke Posko DVI Biddokes Polda Sulsel, di jalan Kumala Makassar untuk dilaksanakan identifikasi oleh tim DVI gabungan. ” Enam kantong jenazah, dan satu kantong body part (potongan tubuh),” kata Syafii mengutip AntaraNews, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, hari ini SRU udara berhasil melaksanakan evakuasi sebanyak tujuh paket dari lokasi operasi, dengan koordinasi yang ketat antarunsur serta pengawasan langsung dari pimpinan guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan terkendali.

Dalam operasi udara tersebut, Panglima Komando Operasi (Pangkoops) AU II dan Kepala Basarnas berada di helikopter Caracal TNI AU untuk memantau langsung jalannya evakuasi. Tujuh paket ini diterbangkan ke Lanud Hasanuddin.

Baca Juga :   KNKT: Pesawat ATR 'Pecah' dan 'Berhamburan' Menabrak Gunung Bulusaraung

Sedangkan Kapolda Sulsel juga turut on board di helikopter Bell 429 melakukan pemantauan, serta untuk dukungan tambahan diberikan melalui pengerahan helikopter Basarnas Dauphin HR 3601.

Mohammad Syafii merinci bahwa helikopter Caracal TNI AU melaksanakan tiga sorti penerbangan, dengan rincian sorti pertama menjemput dua paket, sorti kedua menjemput dua paket, dan sorti ketiga menjemput satu paket dari lokasi evakuasi.

Selain itu, helikopter Basarnas Dauphin HR 3601 melaksanakan dua sorti penerbangan, di mana sorti pertama berhasil menjemput satu paket, dan sorti kedua kembali menjemput satu paket, sehingga total evakuasi udara pada hari ini mencapai tujuh paket.

Dengan penyerahan tujuh paket ditambah empat paket sebelumnya, ke tim DVI, jumlahnya sebanyak 11 paket, 10 kantong jenazah dan satu paket kantong body part (potongan tubuh) disatukan. Tercacat sudah tiga korban terindentifikasi, dan masih ada tujuh korban lainnya belum teridentifikasi.

Pesawat naas ini membawa 10 orang, tujuh kru pesawat dan tiga orang penumpang mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Bulusaraung pada Sabtu, 17 Januari 2026. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital
LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja
KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Senin, 20 April 2026 - 16:16

KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan

Senin, 20 April 2026 - 15:56

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 April 2026 - 13:40

HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca