SuarIndonesia – Seluruh jenazah telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses autopsi dan identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel di Banjarmasin.
Tiga di antaranya Warga Negara Asing (WNA) Claudine Quito dari Brasil, Mark Warren dari Australia, dan Santha Kumar berkebangsaan India.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menjelaskan helikopter tersebut membawa delapan orang penumpang, termasuk tiga WNA.
“Sebagian korban masih dapat dikenali, namun ada juga yang sulit diidentifikasi karena tubuh terbakar hingga menjadi abu,” jelas Gubernur.
Diungkapakan, pihak keluarga korban sudah berada di Banjarmasin untuk menunggu proses identifikasi lebih lanjut.
Dalam hal Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memfasilitasi pemakaman di wilayah setempat apabila dibutuhkan.
Namun, keluarga korban memilih untuk memulangkan jenazah ke negara asal masing-masing setelah proses identifikasi selesai. (YI/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















