KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Cabang BTN Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea (kiri) didampingi Kepala Cabang BSN Banjarmasin, Sulthon Agung.

Kepala Cabang BTN Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea (kiri) didampingi Kepala Cabang BSN Banjarmasin, Sulthon Agung.

SuarIndonesia – Kinerja positif pembiayaan perumahan syariah, khususnya melalui skema KPR subsidi FLPP, dilakukan Bank Tabungan Negara (BTN) BAnjarmasin dan Bank Syariah Nasional (BSN), membuat kepercayaan masyarakat terus meningkat.

“BTN mulai mengembangkan layanan perbankan yang lebih lengkap (full banking services). Termasuk memperkuat pendanaan berkelanjutan (sustainable funding), meningkatkan proposisi produk serta mendorong strategi cross selling,” kata Kepala Cabang BTN Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea, Jumat (24/6/2026)/

Hal itu dipaparkannya pada saat diskusi publik bertajuk prospek pertumbuhan ekonomi sektor perumahan di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diselenggarakan Forum Komunikasi Wartawan Provinsi bersama BTN dan BSN, di salah satu hotel di Banjarmasin.

Disebut, kepercayaan masyarakat terhadap BTN, tercermin dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1,277 triliun per 31 Maret 2026.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan dana murah atau current account saving account (CASA) 337,05 persen secara year-on-year (YoY) menjadi Rp 672,63 miliar. Sementara kredit non-subsidi tumbuh 3,58% MtD menjadi Rp.10,39 miliar,

Seiring dengan pertumbuhan kredit yang terjaga, memastikan kualitas kredit juga tetap terjaga. BTN Banjarmasin mampu menekan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) menjadi 3,86 persen per 31 Maret 2026, turun dari 4,78 peren pada Maret 2025.

Sejalan dengan kinerja tersebut, BTN Banjarmasin berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp39,64 miliar, tumbuh 12,12 persen MtD, dengan mencatatkan total aset sebesar Rp 5,28 triliun.

Bona Pasogit Rumapea katakan, penguatan funding menjadi fokus utama yang terus dilakukan. Langkah ini untuk memastikan ketersediaan sumber dana yang stabil, shingga bank dapat menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.

“Dengan funding yang kuat, kami bisa terus memperluas penyaluran pembiayaan kepada masyarakat, jelasnya.

Ia katakan, BTN terus berupaya memberikan customer experience terbaik kepada nasabah melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi. Tidak hanya sekadar bank spesialis perumahan, dengan mengarah pada layanan perbankan yang lebih lengkap.

“Penguatan sustainable funding menjadi kunci agar bisnis perbankan bisa tumbuh berkelanjutan. Pendanaan adalah bahan bakar utama bank. Kalau tanpa dukungan funding yang kuat, penyaluran pembiayaan tidak akan optimal,” paparnya.

Baca Juga :   BANK KALSEL Relokasi KCP Sebelimbingan dan Buka Kantor Kas Baru di Kotabaru

Kemudian BTN Banjarmasin juga mendorong pemanfaatan layanan cash management system, payroll, serta transaksi digital melalui Bale by BTN. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menghadirkan layanan perbankan yang lebih menyeluruh (holistic banking). Tidak hanya pembiayaan perumahan, kami ingin memberikan layanan yang lebih lengkap kepada nasabah,” tambahnya.

Sedangkan Branch Manager BSN Banjarmasin, Sulthon Agung, katakan sepanjang 2025, BSN berhasil menyalurkan pembiayaan untuk 2.977 unit rumah di Kalsel, sekaligus menempatkannya di posisi kedua pangsa pasar perbankan secara umum dan peringkat pertama di sektor perbankan syariah dengan market share 70,2 persen.

“Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pembiayaan berbasis syariah.
Kehadiran BSN di Kalsel, diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan rumah yang bebas riba, transparan, dan sesuai prinsip syariah, yang kini semakin diminati masyarakat,” ucapnya

Ia sampaikan, transformasi dari BTN Syariah menjadi BSN sejak 22 Desember 2025 menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran bank dalam industri keuangan syariah nasional, khususnya di sektor perumahan.

Memasuki 2026, BSN menargetkan penguatan ekosistem pembiayaan perumahan secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan lahan hingga kepemilikan rumah.

“BSN juga mendorong digitalisasi layanan melalui superapps Bale Syariah, yang kini mencatatkan volume transaksi mendekati Rp2 triliun pada 2026, sebagai bagian dari upaya memperluas akses keuangan syariah di masyarakat,” ujarnya

Hingga triwulan pertama 2026, BSN telah menyalurkan pembiayaan sebanyak 645 unit rumah di Kalimantan Selatan, dengan pangsa pasar syariah meningkat menjadi 74,5 persen.

Dengan basis pembiayaan yang kuat, dukungan pemerintah melalui program FLPP, serta potensi pasar yang besar, kami optimistis BSN dapat terus tumbuh dan menjadi mitra utama masyarakat dalam memiliki hunian yang layak, berkah dan amanah. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca