SuarIindonesia – Sosok jasad mengapung ditemukan di sungai depan Museum Perjuangan sekitar Jembatan Banua Anyar Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (26/4/2026).
Warga sekitar RT 14 RW 02, Kelurahan Sungai Jingah, ada melaporkan pada pihak Kepolisian.
Korban diketahui bernama Karim (71), merupakan warga setempat. Penemu oleh seorang saksi bernama Dipi (37), saat hendak memindahkan sepeda motor di sekitar lokasi kejadian.
Saat itu, melihat tubuh pria tanpa mengenakan baju, hanya celana pendek warna hitam tersangkut di tongkat pondasi rumah di tepi sungai. Merasa curiga, Dipi kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan temuan tersebut.
Setelah dipastikan bahwa yang terlihat adalah jasad manusia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis Satreskrim.
Sekitar pukul 10.00 WITA, anggota Unit Gakkum Sat Polairud Polresta Banjarmasin melakukan visum luar dipimpin dr. Mia Yulia Fitrianti, Sp.FM, M.H di ruang forensik RSUD Ulin Banjarmasin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, ST, MM, membenarkan adanya kejadian tersebut dan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan
Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi. Usai proses pemeriksaan, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















