PROGRAM MARKISSA Konversi Sampah jadi Sedekah Beras

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan beras Komite Sekolah Istikomawati kepada perwakilan guru SDN 4 Syamsudin Noor untuk diserahkan kelada murid yang kurang mampu di Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: Medcen Kominfo Banjarbaru)

Penyerahan beras Komite Sekolah Istikomawati kepada perwakilan guru SDN 4 Syamsudin Noor untuk diserahkan kelada murid yang kurang mampu di Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: Medcen Kominfo Banjarbaru)

SuarIndonesia — SDN 4 Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalimantan Selatan menelurkan program MARKISSA (Mari Kita Sedekah Sampah) dengan mengolah sampah plastik dan mengonversikannya menjadi bantuan beras bagi siswa kurang mampu, sebagai langkah konkret integrasi edukasi lingkungan dan kepedulian sosial.

Program tersebut dilaksanakan melalui pembiasaan siswa menabung botol plastik bekas yang kemudian dikelola dan dikonversi menjadi bahan pokok, sehingga memberikan manfaat langsung sekaligus mengurangi limbah plastik.

Perwakilan Komite Sekolah SDN 4 Syamsudin Noor, Istikomawati di Banjarbaru, Minggu (26/4/2026), mengatakan program MARKISSA dirancang sebagai gerakan berkelanjutan untuk membangun kesadaran lingkungan dan empati sosial di kalangan pelajar.

“Melalui program MARKISSA kita tidak hanya mengajarkan anak-anak untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan karakter empati dan gemar bersedekah sejak dini,” ujar Istikomawati dilansir dari Antara.

Selain itu, dia menambahkan bahwa pendekatan tersebut menjadi solusi sederhana namun efektif dalam menjawab persoalan sampah plastik sekaligus kebutuhan sosial di lingkungan sekolah.

Program dilaksanakan rutin setiap pekan dengan melibatkan siswa secara aktif dalam pengumpulan botol plastik di lingkungan sekolah.

Baca Juga :   DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

“Sedekah tidak melulu harus berupa uang, botol bekas pun jika dikelola bersama bisa menjadi beras yang sangat berarti bagi teman-teman mereka yang membutuhkan,” katanya.

Hasil pengumpulan botol plastik tersebut kemudian diproses melalui fasilitas Ecobox dan dikonversi menjadi bantuan beras yang disalurkan secara berkala kepada siswa yang membutuhkan.

Perwakilan tenaga pendidik SDN 4 Syamsudin Noor, Nurmahmudah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan dukungan fasilitas yang membuat program berjalan berkelanjutan.

“Kami berharap program MARKISSA dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengelola sampah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan,” ujarnya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERIDENTIFIKASI 20 Jenazah dari 42 Korban KM Virgo Transport 8, Terus Dilakukan DVI Polda Kalsel
TANGGULlANGI Karhutla di Kalsel, Pemerintah Keluarkan Inpres Larangan Membakar
PEMERINTAH PUSAT Siapkan 100 Miliar dan Dua Pesawat Tangani Karhutla di Kalsel
WAH ! Lokasi RSJ Sambang Lihum Dikepung Asap Karhutla, Ratusan Pasien Dievakuasi
DOA BERSAMA di Hari Lalu Lintas, Polda Kalsel Empati Korban Km Virgo
DISAMBUT Kedatangan Penerbangan Batik Air Kuala Lumpur – Banjarmasin di Bandara Internasional Syamsudin Noor
CEGAH Pembakaran Lahan, TNI-Polri Patroli Malam Hari
DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca