EKS KANIT Narkoba Polresta Ambon Jadi Bandar Sabu dari Kalimantan, Raup Rp 20 Juta Per Hari

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Foto Ilustrasi penangkapan. (thinkstock)

Foto Ilustrasi penangkapan. (thinkstock)

SuarIndonesia — Seorang eks Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon, IT, ditangkap karena menjadi bandar narkoba jenis sabu. IT diketahui mendapatkan sabu tersebut dari sejumlah daerah, salah satunya Pulau Kalimantan.

Dilansir detikSulsel, IT ditangkap bersama kaki tangannya, RZ. Dirresnarkoba Polda Maluku Kombes Indra Gunawan membenarkan bahwa IT dulunya bertugas di Polresta Pulau Ambon, tetapi sudah dipecat.

“IT ditangkap bersama RZ. Dulu sebelum dipecat dari dinas kepolisian, IT pernah menjabat Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon,” kata Indra, Minggu (26/4/2026).

Dalam aksinya, IT diketahui kerap mendapat omzet hingga Rp 20 juta per hari. Ketika menangkap IT, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 1,7 juta hasil penjualan sabu.

IT bersama RZ ditangkap di sebuah hotel di kawasan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau pada Selasa (31/3/2026) lalu sekitar pukul 01.00 WIT. Penangkapan mereka bermula dari penangkapan dua pelaku lain, AC dan MH.

“Saat itu disita satu paket sabu siap pakai dari AC. Dari hasil pengembangan, sabu itu didapat dari RZ, kaki tangan IT. Keduanya kemudian ditangkap,” jelas Indra.

Pelaku mengaku sabu tersebut didapatkan dari Buton (Sulawesi Tenggara) dan Kalimantan. Sabu dikirim menggunakan jasa pengiriman.

“Pengakuan dia itu (sabu dikirim) ada dari Buton, ada dari Kalimantan gitu loh, ini lagi kita telusuri juga, dikirim pakai jasa pengiriman,” tambahnya.

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Polisi melakukan tes urine terhadap IT dan RZ saat penangkapan. IT mengaku bahwa barang haram yang dijualnya sudah habis. Polisi juga mengecek bukti transaksi di handphone pelaku.

“Jadi ada dana, dana dari hasil penjualan sabu. Kemudian IT mengaku (sabu) sudah habis terjual, kemudian lanjut pemeriksaan urine dan geledah juga. Namun hasil pemeriksaan digital forensik dari HP-nya dan juga rekening-rekening dari segi debitnya itu kan (nilai transaksi mencapai) sekitar Rp 250 juta lebih,” ungkap Indra.

Transaksi tersebut terjadi pada Januari, Februari, dan Maret. Indra menyebut pelaku IT meraup Rp 10 juta hingga Rp 20 juta per hari dari transaksi penjualan sabu.

“Jadi memang ada ya Rp 10 juta, Rp 20 juta tapi per hari. Tapi saat ini kita fokus di tiga (bulan transaksi) itu, nilai (transaksi) saja ada ratusan juta lah,” jelas Indra. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima
KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan
KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca