RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama Kantor Bea Cukai Kelas II Nunukan menggagalkan ribuan kosmetik ilegal dari Malaysia. (dok Pangkalan TNI AL Nunukan)

Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama Kantor Bea Cukai Kelas II Nunukan menggagalkan ribuan kosmetik ilegal dari Malaysia. (dok Pangkalan TNI AL Nunukan)

SuarIndonesia — Tim gabungan TNI AL menggagalkan penyelundupan ribuan kosmetik ilegal asal Tawau, Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara. Potensi kerugian dari aktivitas ilegal tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi, mengungkapkan bahwa ribuan kosmetik tanpa izin edar tersebut diselundupkan menggunakan speedboat dengan modus disembunyikan di bawah tumpukan sembako berupa beras dan minyak goreng.

“Upaya penyelundupan kosmetik ilegal asal Tawau, Malaysia, di wilayah Pulau Sebatik berhasil digagalkan. Jumlah keseluruhan kosmetik ilegal yang diamankan sebanyak 1.832 item,” ujar Kolonel Slamet dalam konferensi pers di Mako Lanal Nunukan, Sabtu (25/4/2026)

Berdasarkan hasil koordinasi dan penghitungan dari Kantor Bea Cukai Kelas II Nunukan, nilai barang serta potensi kerugian negara dari sektor perpajakan impor terbilang cukup besar. Berikut rincian estimasi potensi kerugiannya:

  • Nilai Barang
    Kosmetik merek Berlian (98 pcs): Rp 24.500.000
    Kosmetik tanpa merek (144 kotak): Rp 28.800.000.
  • Sektor Perpajakan Impor
    Bea Masuk: Rp 7.995.000
    PPN Impor: Rp 6.742.450
    PPh Impor: Rp 6.129.500.

“Total kerugian negara mencapai Rp 74.166.950 (Tujuh puluh empat juta seratus enam puluh enam ribu sembilan ratus lima puluh rupiah),” jelasnya.

Perlengkapan kosmetik ilegal asal Malaysia yang diselundupkan lewat Nunukan Kaltara. (dok TNI AL Nunukan)

Adapun penyelundupan berhasil digagalkan berkat aksi cepat dari Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama satuan tugas intelijen gabungan dari Satgas Intelstrat Asahan 26 BAIS TNI, Satgas Ops Intelijen Samurai-26.I Pusintelal, Satgas Intelmar 26, dan Satgas Opsintelsrat Citarum 26 Bais TNI.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Pengungkapan bermula dari informasi intelijen pada pukul 04.00 Wita. Personel gabungan kemudian melakukan penyekatan di perairan Sebatik. Sekitar pukul 19.30 Wita, petugas mencurigai sebuah speedboat yang masuk melalui alur Sungai Somel menuju pangkalan tradisional Lalosalok.

“Saat diperiksa, petugas menemukan empat kotak kardus besar yang dilakban cokelat terselip di bawah muatan beras. Setelah dibuka, kardus tersebut ternyata berisi produk kecantikan ilegal yang terdiri dari 392 item merek Berlian dan 1.440 item kosmetik tanpa merek,” tutur Slamet Ariyadi dilansir dari detikKalimantan.

Selain menyita barang bukti, petugas juga mengamankan seorang motoris berinisial MR (27). Saat ini, seluruh barang bukti beserta pelaku telah diserahkan kepada pihak Bea Cukai Nunukan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Hasil penindakan ini tidak lepas dari sinergitas yang baik antar stakeholder terkait dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan dari masuknya barang-barang ilegal,” pungkas Kolonel Slamet. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18