GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pra CJH masuk Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (23/4/2026) (SuarIndonesia/RW)

Pra CJH masuk Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (23/4/2026) (SuarIndonesia/RW)

SuarIndonesia – Gagal berangkat sebanyak tiga Calon Jemaah Haji (JCH) Embarkasi Banjarmasin yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) pertama ke Tanah Suci, Mekkah.

Satu orang karena meninggal dunia dan dua orang lainnya faktor kesehatan. Sesaat sebelum masuk Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (23/4/2026), jemaah lansia meninggal dunia.

Dari kuota keberangkatan 360 orang, terpaksa berkurang satu jemaah yang meninggal kategori lanjut usia.

Gagal berangkat juga dialami dua CJH lainnya. Salah satunya adalah Rusmiati Asnawi (65) dikabarkan dirujuk ke Rumah Sakit Idaman (RSD) Idaman Banjarbaru.

Sebelum dirujuk, Rusmiati mengeluhkan lemas dan pusing yang dirasakannya.

Dokter Kloter pertama Banjarmasin dr. Aldiya Jamila membenarkan adanya hal ini.

Ia menyebut yang bersangkutan tidak mengikuti penerbangan malam ini.“Iya ada, tidak ikut kloter ini. Jadi ditunda keberangkatannya,” ujar dr. Aldiya.

Ia mengungkapkan, saat ini kondisi Rusmiati sedang dalam tahap penerimaan transfusi darah. Rusmiati sendiri masuk dalam kategori resiko tinggi, mengingat usianya yang masuk kategori lansia.

Baca Juga :   DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Di kloter pertama, sendiri terhitung ada 179 jemaah yang masuk dalam kategori resiko tinggi. “Range usia sekitar 64 persen lansia,” tuturnya.

Adapun rata-rata jamaah yang berangkat kebanyakan mengidap penyakit hipertensi.

Dari keterangan dr. Aldiya, diketahui Rusmiati mengidap beberapa penyakit. Seperti, hipertensi, diabetes dan anemia.

Tidak hanya Rusmiati yang keberangkatannya tertunda, satu jemaah lainnya yang menderita demensia juga ditunda keberangkatannya.

“Satu yang anemia itu dengan yang pendamping jadi dua. Satu orang jemaah lainnya ditemukan demensia. Jadi digantikan dari jemaah kloter lain,” pungkasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:17

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11

FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca