RIBUAN MASSA DI KALSEL Menuntut Reformasi, akan “Ngluruk” di DPRD

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perrnyataan soal rrencana aksi dari elemen masyarakat Kalsel. (SuarIndonesia/repro)

Perrnyataan soal rrencana aksi dari elemen masyarakat Kalsel. (SuarIndonesia/repro)

SuarIndonesia –Ribuan massa dari berbagai elemen di Kalimantan Selatan (Kalsel) menuntut reformasi, dan akan “ngluruk” di DPRD, sesuai pernyataan pada Senin (1/9/2025)

Soal rencana ini dari informasi, Sabtu (30/8/2025), telah tersebar sejumlah video penyataan hingga terkumpulnya masssa pada titik tertentu sejak Jumat (29/8/2025) malam.

Seperti pengemudi ojek online (ojol) buruh serta anliansi masyakat Kalsel. Bahkan para ojol terkumpul di titik bawah jembatan Banua Anyar Banjarmasin. Dimana, ribuan massa akan aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

“Kami menuntut reformasi menyeluruh di tubuh DPR agar gaji dan tunjangan anggota dewan selaras dengan kondisi fiskal negara.

“Kami minta dihadiri Ketua DPRD Kalsel,” ucap s Rizki, Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel, saat konsolidasi di Banua Anyar.

Untuk pengguna jalan pada hari “H” diimbau kalau bisa hindari seputaran Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Haryono MT dan Jalan H Anang Adenansi atau kawasan Taman Kamboja.Sedangkan aliansi yang menamakan diri “Masyarakat Kalsel Melawan” akan lebih dulu berkumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi, sebelum bergerak menuju titik tujuan  aksi.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Tuntutan massa yakni reformasi DPR, efisiensi gaji dan tunjangan DPR disesuaikan dengan kondisi fiskal negara, serta transparansi penggunaan dana.

Reformasi Polri; revisi UU Polri, hentikan tindakan represif aparat, dan mendesak Kapolri menunjukkan komitmen perubahan.

Usut tuntas dan tuntut pertanggungjawaban kasus meninggalnya Affan Kurniawan.

Tolak penetapan Taman Nasional Meratus, monopoli batubara, dan konflik agraria sawit yang merugikan masyarakat Kalsel.

Segera sahkan RUU Perampasan Aset dan RUU Perlindungan Masyarakat Adat. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:47

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Berita Terbaru

Ekonomi

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca