SuarIndonesia –Ribuan massa dari berbagai elemen di Kalimantan Selatan (Kalsel) menuntut reformasi, dan akan “ngluruk” di DPRD, sesuai pernyataan pada Senin (1/9/2025)
Soal rencana ini dari informasi, Sabtu (30/8/2025), telah tersebar sejumlah video penyataan hingga terkumpulnya masssa pada titik tertentu sejak Jumat (29/8/2025) malam.
Seperti pengemudi ojek online (ojol) buruh serta anliansi masyakat Kalsel. Bahkan para ojol terkumpul di titik bawah jembatan Banua Anyar Banjarmasin. Dimana, ribuan massa akan aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel.
“Kami menuntut reformasi menyeluruh di tubuh DPR agar gaji dan tunjangan anggota dewan selaras dengan kondisi fiskal negara.
“Kami minta dihadiri Ketua DPRD Kalsel,” ucap s Rizki, Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel, saat konsolidasi di Banua Anyar.
Untuk pengguna jalan pada hari “H” diimbau kalau bisa hindari seputaran Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Haryono MT dan Jalan H Anang Adenansi atau kawasan Taman Kamboja.
Sedangkan aliansi yang menamakan diri “Masyarakat Kalsel Melawan” akan lebih dulu berkumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi, sebelum bergerak menuju titik tujuan aksi.
Tuntutan massa yakni reformasi DPR, efisiensi gaji dan tunjangan DPR disesuaikan dengan kondisi fiskal negara, serta transparansi penggunaan dana.
Reformasi Polri; revisi UU Polri, hentikan tindakan represif aparat, dan mendesak Kapolri menunjukkan komitmen perubahan.
Usut tuntas dan tuntut pertanggungjawaban kasus meninggalnya Affan Kurniawan.
Tolak penetapan Taman Nasional Meratus, monopoli batubara, dan konflik agraria sawit yang merugikan masyarakat Kalsel.
Segera sahkan RUU Perampasan Aset dan RUU Perlindungan Masyarakat Adat. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















