TERUS MEMBAIK Kinerja Keuangan Bank Kalsel

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2020 - 00:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bank Kalsel menggelar kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2019 dan RUPS Luar Biasa (LB) Tahun 2020 yang diikuti seluruh pemegang saham mulai Gubernur, Walikota dan Bupati se Kalsel.

RUPS kali ini cukup istimewa mengingat Kantor Akuntan Publik (KAP) telah selesai melakukan auditnya pada tanggal 20 Januari 2020, sehingga pelaksanaan RUPS tahun ini bisa lebih cepat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Kegiatan RUPS Tahunan dan LB yang diselenggarakan pada hari Senin, (03/02/2020) di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham Bank Kalsel baik Gubernur Provinsi Kalsel maupun Walikota dan Bupati dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota se Kalsel.

Seluruh pemegang saham pun sepakat menerima Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, Laporan Pertanggungjawaban Direksi, Penunjukan KAP untuk audit Tahun Buku 2020 dan Laporan Komite Remunerasi & Nominasi (KRN) yang menjadi agenda dalam RUPS Tahunan..
Sementara untuk RUPS LB, seluruh Pemegang Saham juga sepakat menerima Laporan Permodalan dan Pembagian Laba/Hasil Usaha, termasuk dividen, yang disampaikan oleh Direksi Bank Kalsel.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin mengatakan, walau banyak dipengaruhi oleh keadaan ekonomi global yang tidak menentu, kondisi kinerja keuangan Bank Kalsel tahun 2019 tetap mampu bertumbuh positif.

“Ini bisa dilihat pertama dari sisi aset, jika di tahun 2018 lalu kita hanya mampu membukukan Rp13,18 triliun, maka pada tahun 2019 ini naik menjadi Rp13,95 triliun. Jika dipersentasekan ada kenaikan hingga mencapai 5,86% per Desember 2019,” tegasnya.

Kemudian dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) kinerja pertumbuhannya juga mengalami kenaikan hingga 9,69% dari tahun 2018 ke tahun 2019.

Jika tahun 2018 lalu DPK hanya mencapai Rp9,99 Triliun, maka di tahun 2019 naik menjadi Rp10,96 triliun.

Khusus untuk Kredit dan Pembiayaan pada tahun 2019 naik hingga Rp10,44 triliun. Padahal di tahun 2018 lalu capaiannya sebesar Rp8,97 triliun. Artinya ada kenaikan sebesar 16,45%.

“Dari pencapaian kredit dan pembiayaan tersebut, kredit produktif yang meliputi kredit modal kerja dan kredit investasi menyumbang sekitar 48%. Ini tentunya sudah sangat baik seiring dengan komitmen Bank Kalsel yang ingin menggeliatkan sektor ekonomi produktif yang ada di Banua,” katanya.

Baca Juga :   MENTERI KEUANGAN : PPN tidak Naik di Tahun 2025

“Sedangkan untuk laba (sebelum pajak) yang berhasil dibukukan adalah Rp221 miliar pada tahun 2019 ini. Pencapaian tersebut jauh lebih tinggi 22,9% dibanding realisasi tahun 2018 lalu yang hanya mencapai Rp180 miliar,” tambahnya.

Terkait kebijakan bisnis Bank Kalsel di tahun 2020 untuk bisa mencapai berbagai target yang dicanangkan. Ada dua strategi utama yang akan dilakukan, yakni IT Development dan People Development.

Dengan dua strategi tersebut diharapkan Bank Kalsel mampu meningkatkan kinerja keuangannya, baik itu dalam hal pertumbuhan aset sebesar 7,91%, pertumbuhan DPK sebesar 16,56%, Pertumbuhan Kredit sebesar 11% dan laba sebesar 11,06%.

“Memang jika dilihat tantangan di tahun 2020 kali ini tentu tidak mudah bagi Bank Kalsel untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan. Tapi dengan konsistensi kami untuk terus berbenah kami meyakini target tersebut bisa diwujudkan,” tambah Komisaris Utama Bank Kalsel Ary Bastari.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, Bank Kalsel sebagai salah satu Blbadan usaha milik Pemerintah Daerah diharapkan bisa terus konsisten dalam meningkatkan kinerjanya.

Dengan meningkatnya kinerja, maka diharapkan Bank Kalsel ke depannya terus menjadi andalan Pemerintah Daerah dalam ikut berkontribusi mendorong geliat ekonomi dan pembangunan di Banua agar lebih maju dan mandiri.

“Persaingan dengan kompetitor tentu tidak bisa dihindarkan. Tapi saya meyakini Bank Kalsel bisa terus menjadi Bank Kebanggaan Masyarakat Banua dan tetap eksis dari zaman ke zaman,” tukasnya. (ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
SAMPAH LOW VALUE, Plastik Ciki Cikian jadi Bahan Bakar Pabrik Semen di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca