SuarIndonesia – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. M. Alpiya Rakhman, mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap program rumah layak huni bagi masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan saat konsultasi dengan Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman (Ditjen KP) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Kamis (23/7/2026).
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman sekaligus Pelaksana Harian Ditjen KP, Anggoro Putro, yang menyambut kedatangan Dewan “Rumah Banjar” menyampaikan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Kalimantan Selatan pada 2026 mencapai 3.613 unit, meningkat signifikan dibandingkan alokasi tahun 2025 yang berjumlah 96 unit.
Alokasi tersebut terdiri atas 2.312 unit di wilayah perdesaan, 710 unit perkotaan, dan 591 unit kawasan pesisir.
Alpiya mengatakan, kedatangan Komisi III untuk memperjuangkan dukungan pemerintah pusat terhadap kebutuhan perumahan di Kalimantan Selatan,
“Ada beberapa yang kami usulkan, diantaranya yakni rumah tidak layak huni yang ada di Kalimantan Selatan, dan memohon kepada kementerian agar bisa disupport atau didukung program-program yang ada di Perkimtan Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, DPRD juga mendorong terjalinnya kolaborasi yang lebih kuat antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurutnya, sejumlah usulan telah disampaikan dan saat ini masih memasuki tahap verifikasi,
“Mudah-mudahan nanti bantuan yang turun dari pusat ke Kalimantan Selatan bisa diakomodir semuanya usulan dari kawan-kawan semuanya tadi,” katanya.
Selain memaparkan alokasi BSPS, Kementerian juga menjelaskan progres pelaksanaan program tahun 2026 beserta tahapan verifikasi calon penerima bantuan.
DPRD Kalsel berharap seluruh proses tersebut berjalan lancar sehingga masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni di Kalimantan Selatan dapat segera menerima manfaat program pemerintah pusat. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















