HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

SuarIndonesia — Pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun LPG subsidi meski harga minyak dunia masih mengalami fluktuasi akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi dan LPG subsidi sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan.

“Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan seperti sekarang. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi termasuk dalamnya adalah LPG subsidi,” kata Bahlil usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Ia menyampaikan saat ini stok energi nasional seperti BBM dan LPG berada dalam kondisi aman atau sesuai dengan standar minimum nasional.

Namun demikian, Bahlil mengatakan bahwa hanya minyak global masih bergerak fluktuatif. Menurutnya hal tersebut salah satunya dipicu oleh situasi geopolitik yang belum membaik.

“Geopolitik peperangan yang ada di Timur Tengah belum selesai tapi kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude insya Allah di atas standar minimum nasional termasuk kondisi LPG. Namun harganya masih naik turun-naik turun, di harga global juga demikian,” jelasnya.

Saat ini BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar tidak naik mengalami kenaikan. Harga pertalite bersubsidi di kisaran Rp10.000 per liter dan biosolar masih Rp6.800 per liter.

Impor minyak Rusia perkuat cadangan energi nasional

Sementara itu, dilansir dari Antara, impor minyak dari Rusia melalui skema kerja sama antarapemerintah (government to government/G2G) sebagai upaya menjaga cadangan energi nasional dan memastikan pasokan energi dalam negeri tetap aman.

Baca Juga :   POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan impor minyak dari Rusia akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional.

“Tujuannya adalah untuk menjaga cadangan kita, jangan sampai terjadi kekurangan dan sekaligus memastikan bahwa energi dalam negeri kita bisa tersedia,” kata Bahlil.

Ia menyebut tahap pertama impor minyak dari Rusia telah terealisasi. Menurutnya, impor tersebut dilakukan langsung oleh pemerintah Indonesia, bukan oleh badan usaha.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan pemerintah telah menugaskan Lemigas untuk melakukan impor minyak dari Rusia.

“Tahap pertama sudah terealisasi yang melakukan impor itu adalah pemerintah Indonesia. Saya ulangi, yang melakukan impor BBM Rusia itu adalah pemerintah Indonesia, G2G,” jelasnya.

Pemerintah sudah melakukan impor minyak tahap pertama dari Rusia, sebagai bagian dari realisasi komitmen impor minyak sebesar 150 juta barel.

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 yang mengatur tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan Bakar Minyak dan/atau Liquified Petroleum Gas (LPG) untuk Ketahanan Energi Nasional. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40