TANGGULANGI Karhutla, BPBD Kalteng Optimalkan Modifikasi Cuaca

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Harian Posko Krisis Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 22-06-2026. (Foto: MMC Kalteng)

Laporan Harian Posko Krisis Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 22-06-2026. (Foto: MMC Kalteng)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan pesawat C208B-EX dioptimalkan dalam upaya menekan potensi perluasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah kritis.

‎”Untuk menjaga kondisi tingkat kemudahan terbakar agar tidak semakin parah, operasi penaburan bahan semai NaCl terus kami lakukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kalteng Ahmad Toyib di Palangka Raya, Rabu (24/6/2026).

Dia menjabarkan pada beberapa sorti penerbangan sebelumnya, tim telah menyemaikan bahan semai di zona blocking area potensial, seperti di wilayah Kabupaten Barito Selatan, Katingan, hingga Kotawaringin Timur.

Lebih lanjut, Toyib menyampaikan saat ini Kalteng berada di bawah status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026 berdasarkan SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/142/2026.

‎Tercatat hingga periode 22 Juni 2026 akumulasi kejadian bencana di Kalteng telah mencapai 516 kejadian yang didominasi oleh karhutla, kebakaran permukiman, serta cuaca ekstrem.

Karhutla mendominasi dengan catatan akumulatif sebanyak 323 kejadian di berbagai kabupaten/kota. Total luas lahan yang terbakar sejauh ini dilaporkan telah mencapai 456,78 hektare.

Baca Juga :   KAPOLDA Kawal Penanganan Karhutla di Kotim

‎”Kami terus melakukan kesiapsiagaan penuh di lapangan bersama tim gabungan,” kata Ahmad Toyib, melansir dari Antara.

Berdasarkan data akumulasi dari awal tahun hingga 22 Juni 2026 wilayah dengan kejadian karhutla terbakar paling banyak berada di Palangka Raya dengan 144 kejadian, Kotawaringin Timur dengan 50 kejadian dan Barito Utara sebanyak 43 kejadian.

Sementara itu, berdasarkan data satelit SiPongi per periode 21-23 Juni 2026, tercatat telah terdeteksi sebanyak 6 titik hotspot (titik panas) di wilayah Kalteng, yang tersebar di Kabupaten Kotawaringin Timur 3 titik, Gunung Mas 2 titik, dan Kotawaringin Barat 1 titik. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet
LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng
HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang
PRODUKSI 1.607 Jeriken Cairan X-Fire untuk Percepat Pemadaman Karhutla
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk
KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta
KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka
TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35

KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:21

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:48

MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:25

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:08

SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom

Berita Terbaru

Pencarian orang utan terdampak karhutla. (Foto: HO-BKSDA Kalteng)

Kalteng

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet

Senin, 5 Okt 2026 - 23:50

Rektor Terpilih ULM periode 2026-2030, Iwan Aflanie, memberikan keterangan kepada media usai penetapan hasil pemilihan rektor, Jumat (2/10/2026). (Foto: HO-ULM)

Kalsel

IWAN AFLANIE Dilantik sebagai Rektor ULM

Senin, 5 Okt 2026 - 19:53

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca