ATASI PHK, Pemerintah Anggarkan Rp6,26 Triliun bagi Magang Nasional

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026). (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026). (Foto: Antara/Prisca Triferna)

SuarIndonesia — Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyatakan pemerintah mengalokasikan anggaran Rp6,26 triliun untuk Program Magang Nasional tahun ini dan pelatihan vokasi bagi lulusan SMK serta pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja.

“Sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi triwulan II dan semester II tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp6,26 triliun, yang terdiri atas Rp4,14 triliun untuk Program Magang Nasional bagi 150 ribu peserta dan Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi yang diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK,” kata Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Dia menjelaskan anggaran Rp4,14 triliun akan digunakan membiayai uang saku bagi 150 ribu peserta magang selama periode enam bulan. Besaran uang saku itu menyesuaikan dengan upah minimum di daerah masing-masing.

Baca Juga :   PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Anggaran itu juga akan digunakan untuk sertifikasi kompetensi, biaya pelatihan dan pendampingan mentor di tempat magang serta dukungan operasional penyelenggaraan melalui ekosistem digital Maganghub milik Kementerian Ketenagakerjaan.

Kurnia menjelaskan bahwa pemerintah juga membuka kemungkinan skema berbagi biaya dengan perusahaan mitra, dengan sebagian gaji peserta magang turut ditanggung oleh perusahaan.

“Dengan kemungkinan formulasi tertentu yang saat ini masih dalam tahap pembahasan,” tutur Kurnia Ramadhana dilansir dari Antara.

Program Magang Nasional tahun ini akan dimulai pada pada Juli 2026 yang menargetkan dapat menjaring sekitar 50 ribu peserta di gelombang pertama. Pelaksanaannya akan dibagi dalam beberapa tahap hingga mencapai 150 ribu peserta yang ditargetkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PIDSUS dan PIDUM Diwacanakan Digabung Jadi JAM Operasi
INDONESIA Targetkan jadi Lumbung Pangan Dunia
PRESIDEN PRABOWO: Program MBG Penting Atasi Kelaparan
PERMOHONAN Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak
BNPB Minta Semua Pemda Perketat Patroli Karhutla-Petakan Sumber Air
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global
REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:10

PIDSUS dan PIDUM Diwacanakan Digabung Jadi JAM Operasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:35

INDONESIA Targetkan jadi Lumbung Pangan Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:27

ATASI PHK, Pemerintah Anggarkan Rp6,26 Triliun bagi Magang Nasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:13

PERMOHONAN Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:02

BNPB Minta Semua Pemda Perketat Patroli Karhutla-Petakan Sumber Air

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:46

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Berita Terbaru

Timnas Portugal membantai Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026. (Foto: Europa Press via Getty Images/Europa Press Sports)

Internasional

MATCHDAY 2 PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Sementara

Rabu, 24 Jun 2026 - 21:47

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) meninjau lahan padi dalam rangkaian acara Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Sekretariat Presiden)

Nasional

INDONESIA Targetkan jadi Lumbung Pangan Dunia

Rabu, 24 Jun 2026 - 20:35

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca