UMPAN Pemancing Disambar Buaya

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Suasana santai para pemancing di Teluk Kumai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah mendadak menjadi kepanikan. Seekor buaya menyambar umpan pancing milik salah seorang warga.

Tarikan pancing yang awalnya dikira berasal dari ikan berukuran besar, ternyata datang dari seekor predator. Peristiwa itu terjadi di kawasan Kumai Hilir, saat sejumlah warga tengah memancing di tepian Teluk Kumai, Selasa (23/6/2026) sore.

Tarikan yang sangat kuat membuat pemancing yakin telah mendapatkan ikan besar yang selama ini menjadi incaran. Namun harapan itu berubah menjadi keterkejutan ketika sosok buaya muncul ke permukaan air. Buaya tersebut diketahui telah menelan umpan beserta tali pancing yang diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter.

Salah seorang warga, Alam, mengatakan kejadian itu berlangsung di sekitar perairan dekat kawasan Depo Pertamina Kumai. Menurutnya, kemunculan buaya di wilayah tersebut belakangan semakin sering terjadi.

“Awalnya kami mengira yang menyambar umpan adalah ikan besar karena tarikannya sangat kuat. Setelah muncul ke permukaan, ternyata seekor buaya yang sudah menelan umpan dan tali pancing. Setelah terlihat langsung saya buang pancingnya sekalian,” kata Alam.

Insiden tersebut sontak mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Banyak di antara mereka mendekat untuk melihat langsung buaya yang masih terhubung dengan tali pancing tersebut.

Menurut warga, kejadian ini bukan yang pertama. Dalam beberapa waktu terakhir, penampakan buaya di kawasan Teluk Kumai hingga aliran sungai di sekitarnya semakin sering dilaporkan oleh masyarakat.

“Sekarang buaya lebih sering terlihat, bahkan tidak hanya di sungai tetapi juga mendekati kawasan yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas,” ujar Alam, dilansir dari detikKalimantan.

Meningkatnya kemunculan reptil tersebut membuat masyarakat mulai lebih waspada. Para nelayan, pemancing, hingga pengguna transportasi air diminta berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan.

Baca Juga :   KABUT ASAP MEMBURUK, Siswa PAUD-SD Palangka Raya Diimbau Belajar di Rumah

Warga juga mengingatkan para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak mandi atau bermain di tepian sungai. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari potensi serangan buaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kami mengimbau warga selalu berhati-hati dan mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar sungai, terutama di lokasi yang sering dilaporkan menjadi lintasan buaya,” tutur Eko, salah seorang warga setempat.

Kekhawatiran masyarakat meningkat setelah beredar informasi adanya penampakan buaya di kawasan Laut Pasar Cempaka. Kondisi itu membuat warga memilih lebih berhati-hati ketika berada di dekat perairan.

“Kami berharap instansi terkait dapat melakukan pemantauan rutin serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara aman beraktivitas di kawasan perairan yang menjadi habitat buaya,” harapnya.

Dengan meningkatnya frekuensi kemunculan buaya di Teluk Kumai, kewaspadaan seluruh masyarakat dinilai menjadi langkah utama untuk mencegah terjadinya insiden yang membahayakan jiwa. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG
DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
LANGKAH AWAL Jabat Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zabua Petakan Titik Rawan
PULIHKAN KESADARAN HUKUM, Polda Kalsel Gandeng BAPAS Kelas I Banjarmasin
KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca