TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Delegasi Polri memulangkan Frans Antony dari Malaysia ke Indonesia. (SuarIndonesia/dok/ Isti)

Tim Delegasi Polri memulangkan Frans Antony dari Malaysia ke Indonesia. (SuarIndonesia/dok/ Isti)

SuarIndonesia – Terbongkar pengelola aliran dana atau “bendahara” Frans Antony, ratusan kali telah transfer uang miliaran rupiah ke Fredy Pratama.

Sepak terjang Frans Antony sebagai pengelola aliran dana  buronan kelas kakap Fredy Pratama akhirnya terhenti usai ditangkap di Malaysia. Terungkap bahwa Frans mengirim uang berkali-kali kepada Fredy dengan nilai Rp 1 miliar sekali kirim.

Menurut Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, kesetiaan Frans pada sindikat ini terbukti dari rentang waktu operasinya yang sangat panjang sebelum akhirnya berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 2023.

“Frans Antony melakukan kegiatan pengangkutan uang hasil kejahatan dari Indonesia ke Thailand telah berlangsung selama kurang lebih 7 tahun, terhitung sejak tahun 2017 hingga 2023,” ujar Eko, Sabtu (20/6/2026).

Skala dan intensitas pekerjaan Frans terbilang luar biasa. Operasi pengiriman uang ke Thailand tersebut berjalan sangat rutin setiap bulannya.

“Dengan frekuensi 2 hingga 3 kali setiap bulannya. Total frekuensi pengangkutan mencapai sekitar 168 kali selama periode tersebut,” lanjutnya.

Bukan sekadar frekuensi, nominal yang dipindahkan oleh Frans dalam setiap perjalanannya juga bernilai fantastis, yakni minimal Rp 1 miliar sekali kirim. “Nilai minimal setiap kali pengangkutan adalah 1 miliar rupiah,” kata Eko.

Untuk mengakali sistem dan mengelabui petugas, Frans merancang trik khusus sebelum uang-uang tersebut diterbangkan melintasi batas negara. Alih-alih membawa fisik rupiah, ia mengonversinya terlebih dahulu ke mata uang asing.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

“Modus utama yang digunakan adalah menukarkan uang hasil kejahatan narkotika, khususnya pecahan 1.000 dolar Singapura, di sejumlah money changer yang tersebar di Indonesia.

Uang hasil penjualan narkotika tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut langsung oleh Frans Antony,” terang Eko dilansir dari detikNews.

Pemilihan pecahan besar dolar Singapura tersebut terbukti efektif sebagai teknik pencucian uang profesional.

Taktik ini sengaja dilakukan agar uang hasil penjualan narkoba terlihat sebagai dana legal biasa.

“Metode ini menjadi celah utama yang dimanfaatkan untuk memecah dan menyamarkan asal-usul uang haram sebelum dikirim ke luar negeri,” tutupnya. (*/ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan
KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi
PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam
POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat
SOSOK BAYI Gegerkan Cempaka Raya, Dibuang Sang Ibu Tergeletak di Depan Rumah Warga
POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda
11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35

KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:21

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:48

MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:25

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:08

SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom

Berita Terbaru

Pencarian orang utan terdampak karhutla. (Foto: HO-BKSDA Kalteng)

Kalteng

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet

Senin, 5 Okt 2026 - 23:50

Rektor Terpilih ULM periode 2026-2030, Iwan Aflanie, memberikan keterangan kepada media usai penetapan hasil pemilihan rektor, Jumat (2/10/2026). (Foto: HO-ULM)

Kalsel

IWAN AFLANIE Dilantik sebagai Rektor ULM

Senin, 5 Okt 2026 - 19:53

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca