MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

diresmikan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Mukhtarudin, Selasa (23/6/2026). (SuarIndonesia/ZI)

diresmikan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Mukhtarudin, Selasa (23/6/2026). (SuarIndonesia/ZI)

SuarIndonesia – Migran Center Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang bepusat di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, satu-satunya di Kalimantan, diresmikan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Mukhtarudin, Selasa (23/6/2026).

Peresmian setelah Menteri bersama Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S., MSi, memberikan kuliah umum serta MoU di kampus lain.

Turut dampingi Dekan FISIP, Dr Irwansyah, S.Sos, MS. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan (Disnakertrans Kalsel) Ir Irfan Sayuti, S.Sos, MSi.

Turut hadir Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IKA) HA Haris Makkie para senior serta para Ikatan Mahasiswa Fisip (Ikmafis 84).

Migran Center akan berfungsi sebagai wadah penyiapan kompetensi, sekaligus pembuka peluang penempatan kerja yang sah dan aman di luar negeri.“Harapan kita, talenta-talenta luar biasa dari ULM tidak hanya berorientasi pada pasar lokal, tetapi juga menjadi talenta global yang siap mengisi sektor-sektor industri strategis di luar negeri,” kata Menteri P2MI Mukhtarudin dalam keterangannya pada wartawan.

Sementara Rektor ULM, ucap terimaksih dengan diresmikan Migran Center di kampus ini dan harapannya pula ini akan menjadi tempat mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing dan siap menjawab kebutuhan industri nasional maupun global.

“Saya juga mengapresiasi tinggi capaian prestasi ULM yang sukses mendidik anak-anak bangsa bertalenta. Terlebih, dengan prospek jangka panjang yang sangat cerah,” sambung Menteri.

Mukhtarudin menegaskan bahwa peresmian Migran Center merupakan wujud nyata dari amanah Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu untuk memperkuat kualitas Pekerja Migran Indonesia mendongkrak pergeseran dari sektor domestik (domestic workers) menuju sektor formal dan profesional.

“Saat ini kita sedang mengalami bonus demografi di mana usia produktif sangat melimpah dan membutuhkan lapangan kerja.

Sebaliknya, negara-negara besar di luar sana tengah menghadapi fenomena aging population (penuaan penduduk) sehingga mereka sangat membutuhkan suplai tenaga kerja. Ini peluang besar kita,” jelasnya.

Menteri P2MI menegaskan bahwa potensi besar yang dimiliki ULM harus terus dioptimalkan.”Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi dan dunia industri menjadi kunci utama dalam menciptakan pekerja migran yang berkualitas dan berdaya saing global,” ungkap Mukhtarudin.

Sisi lain, Mukhtarudin mengakui bahwa secara teknis, kualitas lulusan dan pekerja asal Indonesia sangat hebat dan mampu bersaing.

Terbukti, saat ini banyak Pekerja Migran profesional yang menduduki posisi strategis seperti engineering di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan.

Meski demikian, Mukhtarudin menggarisbawahi bahwa kelemahan mendasar pekerja domestik masih terletak pada penguasaan bahasa asing.

Baca Juga :   DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

“Orang Indonesia itu kalau soal teknis hebat, tetapi begitu masuk ke urusan bahasa, nah ini yang menjadi kendala.

Saya berharap ULM dapat memperkuat kurikulum bahasa asingnya. Bahasa Inggris untuk pasar Eropa, bahasa Arab untuk Timur Tengah, serta bahasa Korea dan Jepang karena itu sangat penting,” tegas Mukhtarudin.

Selain kemampuan teknis (hard skills) dan bahasa, Mukhtarudin juga berpesan agar para mahasiswa terus mengasah kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.

“Teknologi semakin canggih, siswa kita tidak boleh hanya pintar secara teknis. Mereka harus menjadi para pemikir (thinkers), memiliki ide, gagasan, dan kreativitas tinggi,” beber Menteri Mukhtarudin

Melalui peresmian Migran Center ULM ini, Kementerian P2MI berharap terjalin sinergi yang kuat dalam menyiapkan suplai tenaga kerja.

Kehadiran Migran Center diharapkan menjadi ekosistem terpadu dari hulu ke hilir guna mencetak sekaligus menyalurkan tenaga kerja terampil Indonesia ke kancah internasional.

Sedangkan Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, sebut kalau Pemprov Kalsel sudah sekitar lima telah melakukan MoU dengan  Kementerian P2MI, terus diperpanjang menyangkut tenaga kerja asal daerah ini yang bekerja di luar negeri.

“Untuk saat ini terdata ada sekitar 70 pekerja asal Kalsel yang tersebar di berbagai negara. Memang soal pendidikan dan anggaran masih terkendala .

Maka dngan adanya Migran Center ini pula sangat mendukung untuk pekerja khususnya asal darrah kita lebih profesional,” ucapnya.

Pasalnya, Migran Center sebagai pusat layanan terpadu untuk memberdayakan, mengedukasi dan melindungi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) maupun pekerja migran.

Fasilitas ini bertujuan membangun ekosistem penempatan kerja ke luar negeri yang lebih profesional, aman dan berkeadilan.

Karena tujuan spesifik dari pendirian fasilitas Migrant Center, memberikan pelatihan keterampilan kerja dan bahasa agar CPMI memiliki daya saing tinggi dan sesuai dengan standar pasar kerja global.

Menjadi tempat asesmen dan penerbitan sertifikat keahlian resmi sebelum pekerja berangkat ke luar negeri.

Melindungi pekerja migran dari risiko penipuan (calo ilegal) hingga memberikan advokasi masalah hukum dan ketenagakerjaan.

Membekali pekerja migran dengan edukasi literasi keuangan dan persiapan pemberdayaan saat mereka kembali ke tanah air (purna PMI). (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat
SOSOK BAYI Gegerkan Cempaka Raya, Dibuang Sang Ibu Tergeletak di Depan Rumah Warga
PENJAGA MALAM Kaget Rekannya Tak Bernyawa di Kelayan A
KORBAN KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi Paling Banyak asal Jatim
POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda
11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap
LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng
HANURA KALSEL Lantik Tiga Ketua DPC, Harus Mampu Membesarkan Partai dengan Menghadirkan Solusi Nyata

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:21

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:48

MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:25

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:08

SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:52

26 ANGGOTA Wantimpres Dilantik Presiden Prabowo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32

PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11

DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca