BNPB Minta Semua Pemda Perketat Patroli Karhutla-Petakan Sumber Air

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: Dok BPBD Aceh Selatan)

Foto Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: Dok BPBD Aceh Selatan)

SuarIndonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga kementerian/lembaga terkait untuk memperketat patroli wilayah dan memetakan sumber air alternatif guna mengantisipasi ancaman ganda kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Selasa (23/6/2025), mengatakan kesiapsiagaan harus ditingkatkan seiring masuknya musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

“Kami meminta pemerintah daerah yang berada di kawasan rawan untuk segera mengoptimalkan upaya konservasi air, menyiagakan armada distribusi air bersih, serta memperkuat deteksi dini terhadap kemunculan titik panas,” kata Abdul Muhari, melansir dari Antara.

Terkait kedaruratan karhutla, Abdul menegaskan penekanan utama mitigasi ditujukan pada komitmen bersama dengan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan perkebunan dengan cara dibakar.

Otoritas daerah, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar dan Manggala Agni bersama pemangku kepentingan fungsional setempat juga diminta bersiap menggerakkan sarana prasarana pemadaman secara cepat agar setiap letupan api berskala kecil dapat langsung diredam sebelum meluas.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB menilai kesiapsiagaan ini krusial mengingat akumulasi lahan terbakar sejak awal tahun hingga 22 Juni 2026 di Provinsi Riau telah menembus 15.220,34 hektare.

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Sementara itu, wilayah prioritas lain, seperti Kalimantan Tengah tercatat mengantongi luasan karhutla sebesar 456,78 hektare, dengan tambahan titik api seluas 0,05 hektare di Kotawaringin Timur dan 1,5 hektare di Sukamara.

Adapun untuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan, total luasan vegetasi yang terdampak kebakaran sejak awal tahun hingga posisi 20 Juni 2026, berada di angka 305,39 hektare dan saat ini dilaporkan dalam kondisi terkendali.

“Untuk kekeringan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih menjadi wilayah yang memerlukan perhatian selama bulan Juni. Sebanyak 1.986 KK atau 6.146 jiwa terdampak kekurangan air bersih. Pada 22 Juni 2026, pemerintah daerah menyalurkan sembilan tangki air bersih dengan total volume 45.000 liter kepada 207 KK atau 716 jiwa di Kecamatan Kemalang,” katanya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MK Tetapkan Minimal Tiga Indikator Status Bencana Nasional
TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang
HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator
MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca